JawaPos Radar

Proses Evakuasi Lamban, Jenazah Bibi Atlet Lari Zohri Baru Ditemukan

08/08/2018, 17:34 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Evakuasi Gempa Lombok
TNI, Basarnas dan ACT masih terus melakukan evakuasi di sejumlah wailyah rerentuhan gempa Lombok, NTB. (Derry/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Evakuasi korban tewas di Masjid Jamiul Jamaah yang tak jauh dari rumah sprinter Lalu Muhammad Zohri, di Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, NTB masih terus berlangsung hingga Rabu (8/8). Sudah ada satu korban yang berhasil di evakuasi, yaitu bibi dari Zohri yang bernama Salamah (50).

Menantu dari Salamah membenarkan bahwa korban adalah bibi dari atlet lari yang telah mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional itu.

"Iya, korban adalah adik dari bapaknya Zohri," kata menantu Zohri yang tak ingin disebutkan namanya itu.

Evakuasi Gempa Lombok
TNI, Basarnas dan ACT masih terus melakukan evakuasi di sejumlah wailyah rerentuhan gempa Lombok, NTB. (Derry/Jawapos.com)

Pantauan JawaPos.com di lokasi, evakuasi yang berlangsung berjalan lamban, pasalnya, peralatan yang digunakan masih sangat minim. Yaitu hanya dibantu dengan satu ekskavator dan beberapa tali. Akhirnya, proses evakuasi harus berjalan hingga menjelang maghrib pada Selasa (7/8), meskipun korban yang tertimbun reruntuhan bangunan mulai terlihat.

"Kondisi sudah gelap jadi proses evakuasi dihentikan dan tadi kita mulai dari pagi sekitar 4-5 jam proses evakuasi. Ahamdulillah satu korban sudah bisa dikeluarkan," kata Koordinator Evakuasi dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lukman Solehudin kepada JawaPos.com pada Rabu (8/8).

Lukman juga mengungkapkan, hingga saat ini belum bisa dipastikan berapa jumlah korban yang masih ada di dalam masjid. Sebab, sebelum terjadi gempa, di masjid ini memang sedang diadakan pengajian dengan total jamaah sekitar 80 orang.

"Ada warga di sini yang memang melaporkan ada anggota keluarga yang hilang, namun karena pengajian tersebut dihadiri dari desa lain juga, jadi belum pasti jumlah korban tewas yang masih di dalam," ujar Lukman.

Namun begitu, tim ACT beserta TNI dan Basarnas masih menduga ada beberapa korban di dalam masjid. Karena terlihat dari reruntuhan bangunan dan informasi dari warga sekitar.

(iml/JPC)

Alur Cerita Berita

Mewujudkan Mitigasi lewat Tata Ruang 08/08/2018, 17:34 WIB
Gempa, Konstruksi, dan Edukasi 08/08/2018, 17:34 WIB
Unhas Kirim Tim Medis ke Lombok 08/08/2018, 17:34 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up