JawaPos Radar

Lima Hari Tak Kunjung Pulang, Tiga Nelayan Jepara Dilaporkan Hilang

08/08/2018, 15:45 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Nelayan Hilang
ILUSTRASI: Tiga nelayan asal Jepara, Jawa Tengah dilaporkan hilang saat melaut. (Ivan Mardiansah/Lombok Pos/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Tiga nelayan asal Jepara, Jawa Tengah dilaporkan hilang saat melaut ke perairan Pulau Panjang Jepara. Mereka sudah tidak kembali ke daratan sejak Sabtu (4/8) lalu.

Koordinator Tim SAR Jepara, Wisnu Yugo, mengatakan, tiga nelayan yang hilang atas nama Bambang, asal Desa Blebak Desa Sekuro RT 34 RW 07 Kecamatan Mlonggo, Jepara, M. Soleh asal Desa Srobyong RT 02 RW 05 Mlonggo dan Senijan, warga Desa Karang Gondang RT 07 RW 03 Mlonggo. Mereka dikabarkan hilang usai keluarganya melapor, Senin (6/8) kemarin.

"Mereka yang biasanya balik ke rumah pukul delapan malam. Tapi saat kejadian tidak kunjung pulang. Posisi mereka juga tak membawa perlengkapan komunikasi sama sekali," ungkap Wisnu saat dikonfirmasi, Rabu (8/8).

Berdasarkan informasi yang diterima, tiga nelayan itu terakhir kali terlihat menaiki perahu bertuliskan Sri Rejeki 01. Perahu itu kepunyaan seorang warga Desa Srobyong juga. Mereka berangkat hari Sabtu (4/8) kemarin pukul 15.30 WIB dari perairan Pantai Pailus Desa Karanggondang.

Dirinya menyebut, hingga kini pihaknya masih mencari keberadaan tiga nelayan tadi. Pencarian sendiri dilakukan dengan melibatkan Basarnas Jepara dan tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Polsek, Koramil, Jepara Rescue, dan nelayan setempat.

Pencarian dilakukan dengan menggunakan riget inflatable boat dan metode penyisiran. "Hasil pencarian masih nihil," sambungnya. 

Proses penyisiran ini, tambahnya, akan dilanjutkan besok pagi. Dugaan sementara, ketiganya saat ini masih terombang-ambing di antara Perairan Kobar dengan Perairan Pulau Panjang.

Basarnas Jateng, menurutnya juga telah mengeluarkan maklumat pelayaran kepada SROP Semarang untuk semua pelayan yang melintas di perairan sekitar. Agar memberi pertolongan kepada tiga nelayan tersebut kala menemukannya di tengah laut.

"Saat ini kondisi gelombang di perairan Pulau Panjang Kuang lebih satu meter dan arah angin dari timur laut menuju tenggara cuaca berawan," cetusnya.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up