JawaPos Radar

Pilpres 2019

Menebak Parpol Tambahan yang Diklaim Koalisi Jokowi Baru Bergabung

08/08/2018, 09:22 WIB | Editor: Ilham Safutra
Menebak Parpol Tambahan yang Diklaim Koalisi Jokowi Baru Bergabung
Ketua KPU Arief Budiman (tengah) saat menjamu kedatangan 9 sekjen parpol koalisi Jokowi (Charlie Lopulua/Indopos/Jawa Pos Group)
Share this image

JawaPos.com - Menjelang hari penutupan pendaftaran pasangan capres-cawapres 2019, manuver dari parpol semakin kencang. Koalisi partai pengusung Jokowi mengklaim mereka mendapat tambahan anggota baru dari salah satu parpol. Hanya saja parpol itu masih dirahasiakan.

Jika hal itu benar terjadi, pengusung Jokowi sebagai capres akan menjadi sepuluh parpol. Namun, nama parpol yang akan bergabung masih dirahasiakan. Selama ini PAN-lah yang aktif berkomunikasi dengan Jokowi.

Kabar akan adanya satu partai lagi yang masuk koalisi pendukung Jokowi disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat datang ke kantor KPU RI kemarin (7/8). Dia datang bersama delapan sekretaris jenderal (Sekjen) partai koalisi. Ada Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen Partai Hanura Herry Lontung Siregar, Sekjen Partai Nasdem Johnny G. Plate, Sekjen PPP Arsul Sani, Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan, dan Sekjen PSI Raja Juli Antoni.

Menebak Parpol Tambahan yang Diklaim Koalisi Jokowi Baru Bergabung
Para sekjen partai koalisi pengusung Presiden Joko Widodo,Selasa (7/8) saat menyambangi kantor KPU di Menteng, kemarin. (Charlie Lopulua/Indopos/Jawa Pos Group)

Kedatangan mereka disambut Ketua KPU Arief Budiman beserta enam komisioner KPU. Di sela-sela pertemuan itu, Hasto mengatakan bahwa pihaknya datang bersembilan. "Dan insya Allah, kata teman-teman Sekjen bisa menjadi sepuluh," ucap dia.

Seusai pertemuan dengan ketua dan komisioner KPU, Hasto mengaku mendapat kabar akan adanya satu partai lagi yang bergabung dengan koalisi pemerintah dari para Sekjen. Namun, dia enggan menyebutkan partai mana yang akan merapat ke kubu Jokowi. Apakah PAN atau PKS? Politikus asal Jogjakarta itu bungkam. "Ya, nanti kita lihat," elak dia.

Kubu koalisi Prabowo Subianto juga semakin mematangkan diri menghadapi pilpres. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakan, rencananya hari ini (Rabu, 8/8) Prabowo mengumumkan cawapresnya. Namun, dia tidak mau membuka siapa sosok yang akan menjadi pendamping ketua umum Partai Gerindra tersebut.

Jika hari ini diumumkan, mungkin pada 10 Agustus dilakukan deklarasi capres-cawapres yang akan diusung Partai Gerindra bersama rekan koalisinya.

Sementara itu, tanda-tanda PAN membelok ke koalisi pemerintah semakin kuat. Kemarin Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan diketahui melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Jokowi di istana kepresidenan.

Zulhas -sapaan akrab Zulkifli Hasan- yang kedatangannya tidak diketahui masuk ke istana melalui pintu samping. Di halaman Wisma Negara, mobil dinasnya yang berpelat nomor B 1707 RFS terlihat parkir. Pukul 16.40 WIB Zulhas terlihat meninggalkan istana tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.

Sebelum bertemu Jokowi, Zulkifli yang ditemui di gedung DPR menegaskan pelaksanaan rapat kerja nasional (rakernas) PAN. Dia menyebutkan bahwa PAN akan menggelar rakernas pada Kamis (9/8). Zulkifli menyatakan, rakernas akan berjalan cepat untuk memastikan rekomendasi terkait pilpres. 

(lum/far/bay/c9/oni/agm)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up