JawaPos Radar

Cerita Mengerikan Kapitera Ampera Soal Teror Bom Molotov di Rumahnya

08/08/2018, 09:35 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Cerita Mengerikan Kapitera Ampera Soal Teror Bom Molotov di Rumahnya
Terekam kamera CCTV pelaku pelemparan bom molotov di rumah Kapitera Ampera. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Kapitra Ampera, Mantan Pengacara Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab bersyukur tidak ada dampak signifikasn akibat rumahnya dilempar benda diduga bom molotov. Namun, memang terdapat kerusakan akibat insiden teror tersebut.

Akibat kejadian itu, hanya pintu garasinya saja yang berlubang sedikit. Pintu garasinya yang terbuat dari kayu berlubang sebesar koin logam akibat peristiwa tersebut.

"Lumayanlah garasi jebol juga. Ada bekas lah berarti kan kuat juga lemparannya. Ada bolong lah padahal kayu garasi saya cukup tebal sekali. Seduit receh itu, duit koin," kata Kapitera, Selasa (7/8).

Kata dia, bila api dari benda diduga bom molotov itu tak mati saat jatuh dibagian garasi bukan tak mungkin bisa menimbulkan kebakaran pada kediamannya. Sebab pada daerah itu ada meteran listrik juga mobilnya yang terparkir di sana.

"Kalau apinya nggak mati itu dibawah anu meteran listrik. Bisa selesai. Ada mobil lagi dalam garasikan," ucapnya.

Maka dari itu, ia merasa bersyukur sekali insiden tersebut tak sampai membuat rumahnya kebakaran. Belum lagi pada saat kejadian ada anggota keluarganya di rumah.

"Jadi Alhamdulillah pas dia lempar itu apinya langsung mati api di molotov langsung mati, sebelum jatuh langsung mati. Tapi emang meledak juga berserakanlah botol-botol atau puing-puing botol sama bensin. Yang satu lagi lempar mati juga apinya tapi, malahan gak meledak nggak pecah masih utuh," ujar Kapitra lagi.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Indra Jafar mengatakan pihaknya tengah menunggu hasil identifikasi rekaman kamera Closed Circuit Television Laboratorium Forensik Polri di kediaman pengacara Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihah, Kapitra Ampera.

Hal itu untuk mencari tahu identitas terduga pelaku pelempar benda diduga bom molotov ke kediaman Kapitra. Pasalnya, rekaman kamera CCTV tak terlalu jelas sehingga nomor polisi sepeda motor terduga pelaku tak nampak dan tak bisa segera dilacak polisi.

"Itu kabur (nomor polisi motor terduga pelaku dalam rekaman kamera CCTV) makanya kita bawa ke Labfor. Kalau kita lihat pakai mata sendiri, kabur. Makanya kita masukkan ke Labfor," ujar dia saat dikonfirmasi wartawan, Selasa 7 Agustus 2018.

Selain itu hingga kini pihaknya masih terus mencari saksi-saksi lain untuk menambah keterangan. Pihaknua masih mencari saksi yang kemungkinan melihat di lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi.

"Kita lagi identifikasi ada dua motor empat orang, nah kita cari wajah sama identitas kendaraan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Rumah bakal calon legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kapitra Ampera, diduga dilempar bom molotov, Senin (6/8) malam. Kejadian itu terjadi sekira pukul 19.10 WIB di kediaman Kapitra di Jalan Tebet Timur Dalam VIII Nomor 16 RT 02 RW 09, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

(dna/bin/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up