JawaPos Radar

Liga 2 2018

Sambut Milad ke-61, Presiden Persiraja Ogah Dikritik di Warung Kopi

08/08/2018, 09:05 WIB | Editor: Agus Dwi W
persiraja banda aceh
Pemain dan manajemen tim Persiraja semakin solid dalam acara syukuran Persiraja Milad ke-61. (Ariful Usman/Rakyat Aceh)
Share this image

JawaPos.com - Target besar yang dicanangkan Persiraja Banda Aceh untuk lolos ke Liga 1 tak bisa berjalan sendiri. Persiraja butuh bantuan banyak pihak. Terutama dari pengusaha Aceh untuk sama-sama memajukan sepak bola Tanah Rencong.

Untuk mengembalikan marwah dan kebanggaan tim, Persiraja terbuka bagi siapapun untuk bahu-membahu membangun tim ini. Presiden Persiraja, Nazaruddin, mengaku sangat terbuka terhadap kritik dan meminta pendapat dari semua kalangan.

"Kami selalu terbuka dengan siapapun, saya siap menerima kritik dan saran. Kepada siapapun ayo berikan masukan kepada kami. Saya siap menampung ide dan saran. Tapi jangan kritik di warung kopi. Mari kita duduk diskusikan, kalau membangun pasti saya jalankan. Demi Persiraja yang lebih baik," ungkap pria yang karib disapa Dek Gam ini.

Lebih jauh, ia mengajak kepada para pengusaha Aceh untuk membantu sepak terjang Persiraja demi terwujudnya target tembus Liga 1. Karena dana yang dibutuhkan untuk mendukung perjuangan Persiraja jelas tidak sedikit.

"Saya membangun Persiraja dengan hati, tidak ada keuntungan pribadi untuk saya. Kalau saya mau cari duit, bukan di sini tempatnya. Untuk para pengusaha jika mau bantu silakan. Tapi dengan suka rela. Kalau bantu Persiraja mengharapkan proyek, saya enggak bisa kasih. Saya bukan orang pemerintahan," tegas dia.

Di tahun lalu, dana sebesar 4,8 miliar rupiah ia keluarkan dari kantong pribadinya untuk segala keperluan Persiraja. Motifnya hanya kecintaan yang besar terhadap persepakbolaan Aceh lewat corong Persiraja. Ia mengaku, ada 8 perusahaan milik pribadinya tapi tidak satupun ia pasang sebagai sponsor. Baik di baju ataupun baliho di stadion.

Bahkan, Dek Gam yang juga calon anggota DPR RI ini sembari bercanda mengatakan andai ia mau memasang poster kampanyenya di stadion pasti tidak akan ada yang larang. Namun, ia memilih untuk tidak melakukan hal tersebut.

Selama ini, menurut dia, ada banyak orang yang mengaku mencintai Persiraja tetapi satu set baju pun belum ada yang berani menyumbang. Baru kali ini, ada Imam Mahfud pengusaha yang mengajak makan bersama para pemain dan ofisial Persiraja dalam menyambut Milad ke-61 Persiraja.

Pada akhirnya, yang terpenting adalah membawa Persiraja ke kasta tertinggi. Untuk itu, doa dan dukungan semua pihak merupakan modal berharga agar cita-cita tersebut dapat terealisasikan. (mag-81/rif)

rif

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up