JawaPos Radar

Pilpres 2019

'Digertak' soal Poros Ketiga, Elite Gerindra Datangi Markas PKS

Taufik Minta PKS Tetap Solid

08/08/2018, 07:38 WIB | Editor: Ilham Safutra
'Digertak' soal Poros Ketiga, Elite Gerindra Datangi Markas PKS
Ketua DPD Partai Gerindra DKI M Taufik didampingi Sandiaga Uno. (Igman Ibrahim/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - 'Gertakan' PKS yang menyebut potensi poros ketiga di Pilpres 2019 sangat mungkin terjadi dibalas oleh Partai Gerindra. Sejumlah elite partai yang diketuai Prabowo Subianto itu mendatangi kantor DPP PKS di bilangan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (7/8).

Pantauan JawaPos.com, terlihat sejumlah elite yang hadir. Mulai dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sandiaga Uno, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M Taufik, dan Sudirman Said. Mereka datang sekitar pukul 21.00 dan melakukan pertemuan tertutup selama kurang lebih satu jam.

Usai melakukan pertemuan, Taufik mengaku dia dan elite Partai Gerindra lainnya hanya mengajak PKS untuk tetap bersama-sama menjaga keutuhan koalisi. Untuk itu, pihaknya berencana akan membuat pertemuan antarpimpinan parpol.

'Digertak' soal Poros Ketiga, Elite Gerindra Datangi Markas PKS
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) didamping Presiden PKS Sohibul Iman dan Salim Segaf Al-jufri (Issak Ramadhan/JawaPos.com)

"Kita ingin ada keutuhan koalisi, maka saya kira perlu ada pertemuan, mungkin besok antarpimpinan partai," ucap Taufik usai melakukan pertemuan.

Di sisi lain, kata Taufik, usulan hasil sidang majelis syuro PKS yang meminta Prabowo untuk mempertimbangkan hasil ijtima ulama, pihaknya mengaku usulan itu harus didiskusikan di dalam koalisi.

Dia meyakini PKS solid dan tak membentuk poros ketiga. "Enggak, enggak (wacana poros ketiga). Besok itu saya kira para ketum-ketum partai ketemu, menyampaikan apa yang nanti disepakati secara bersama. Kan wapresnya hanya satu," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Selasa pagi PKS menggelar sidang majelis syuro. Hasilnya Ketua Umum PKS Sohibul Iman 'menggertak' Prabowo dengan menyatakan potensi poros ketiga sangat realistis terjadi menjelang hari terakhir pendaftaran capres-cawapres. Sebab tarik-menarik soal cawapres masih terus bergulir.

"Poros ketiga saya kira itu sangat memungkinkan terjadi. Baik sekarang-sekarang ini atau nanti Jokowi mengambil keputusan cawapres. Mungkin ada yang kecewa bisa saja kan," kata Sohibul usai melaksanakan Sidang Majelis Syuro Istimewa di Kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (7/8).

Poros ketiga itu bisa saja diinisiasi oleh PAN, PKB, ataupun PKS sendiri. Namun, dia pun tak mengetahui secara pasti bila nantinya poros di luar Prabowo dan Jokowi itu benar-benar terbentuk.

"Jadi terkait poros ketiga secara normatif mungkin saja terjadi, tapi realitas politik lah yang mengantarkan apakah (poros ketiga) terjadi atau tidak terjadi," paparnya.

(ce1/aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up