JawaPos Radar

Tujuh Bulan, Polisi Amankan 30 Mobil Bodong di Surabaya

08/08/2018, 07:30 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Tujuh Bulan, Polisi Amankan 30 Mobil Bodong di Surabaya
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan menunjukkan mesin salah satu mobil bodong yang nomor rangkanya tidak sesuai dengan STNK (Dida Tenola/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sebanyak 30 mobil bodong berbagai merk diamankan Satlantas Polrestabes Surabaya. Mobil-mobil tersebut merupakan disita dari hasil operasi selama kurun waktu 7 bulan, antara Januari hingga Juli 2018.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan menjelaskan, mobil-mobil itu dkamankan karena petugas yang menindak di lapangan menemukan ketidakcocokan antara nomor rangka mesin dengan yang tertera di STNK.

Pihaknya sudah membentuk tim investigasi, mobil-mobil yang disita itu adalah hasil kejahatan. "Salah satunya kami duga tindak pidana fidusia yang melanggar UU No. 42 Tahun 1999," jelas Rudi, Selasa petang (7/8).

Korps berseragam cokelat menduga kendaraan itu dijaminkan. Selain itu, polisi juga mensinyalir ada beberapa mobil hasil tindak pidana penggelapan hingga perampasan. "Ada juga surat-surat yang sengaja dipalsukan. Mulai STNK hingga BPKB," tambah Rudi.

Rudi sudah memerintahkan Satlantas untuk berkoordinasi dengan Satreskrim. Sudah ada beberapa temuan penting yang bisa dikembangkan oleh Satreskrim untuk melakukan penyidikan lebih lanjut.

Seperti misalnya, temuan nopol mobil yang berasal dari Bandung. Mereka akan berkoordinasi dengan reserse di wilayah Bandung untuk mencari tahu apakah benar mobil yang disita adalah hasil kejahatan.

"Kalau memang (korban) bisa menunjukkan surat-surat kendaraan, bisa segera diambil mobilnya. Pengambilan sama sekali tidak kami pungut biaya," tegas alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1993 tersebut.

Secara terpisah, Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pan Pandia menegaskan bahwa jajarannya akan terus melakukan operasi. "Akan terus kami pantau kendaraan-kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat yang jelas ini. Kami meminimalisir tindak kejahatan di jalanan dengan menggelar operasi," tegas Pandia.

Mantan Kasatlantas Polres Jepara itu mengimbau kepada masyarakat agar memperhatikan kelengkapan berkendara. Pihaknya tidak akan menolerir segala bentuk tindak pelanggaran lalu lintas.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up