JawaPos Radar

Healing Theraphy, UM Surabaya Kirim Mainan ke Lombok

07/08/2018, 22:32 WIB | Editor: Budi Warsito
Healing Theraphy, UM Surabaya Kirim Mainan ke Lombok
Rektor UM Sukadiono menunjukkan mainan panggung boneka yang akan dikirim ke Lombok untuk anak-anak korban gempa. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya akan mengirim puluhan mainan, untuk anak-anak korban gempa di Lombok. Hal itu diungkapkan Rektor UM Surabaya, Sukadiono saat ikut melakukan penggalangan dana, Selasa (7/8).

Sukadiono mengatakan, ada 52 jenis mainan yang akan mereka kirim untuk anak-anak para korban gempa Lombok. Mainan itu adalah hasil kreasi para mahasiswa.

"Akan kami kirim secepatnya dalam minggu ini. Sebenarnya, kami tidak mengirim semua mainannya. Kami harus seleksi dahulu," ujar Sukadiono di kampus UM Surabaya, Selasa (7/8).

Healing Theraphy, UM Surabaya Kirim Mainan ke Lombok
Mainan yang akan dikirim ke Lombok untuk anak-anak korban gempa. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)

Sukadiono menjelaskan, semua mainan yang akan dikirim terbuat dari bahan yang mudah didapat dan murah. Selain itu, mainan itu juga mudah dimainkan. Sehingga, dapat dimainkan pada segala kondisi.

Pengiriman mainan itu, dikirim oleh tim relawan dari kalangan mahasiswa UM untuk healing theraphy. Proses healing theraphy melalui mainan akan dilakukan para relawan mahasiswa dan dosen selama seminggu.

Sehingga, anak-anak korban gempa dapat lupa dari trauma yang ditimbulkan. Mengingat, dampak negatif bencana alam pada anak lebih panjang ketimbang orang dewasa.

"Prioritas kami adalah menghapus trauma para korban. Supaya traumanya tidak terus-terusan. Jadi relawan mahasiswa dan dosen akan mendampingi anak korban gempa," kata Sukadiono.

Sukadiono menambahkan, sumbangan dan bantuan tidak hanya berupa mainan. Beberapa sumbangan yang dikirim juga berupa uang dan pakaian bekas layak pakai. Semua bantuan akan ditampung di Muhammadiyah disaster management center dan langsung didistribusikan.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up