JawaPos Radar

Pelindo Komit Dukung Perekonomian Lokal Lewat Unit UKM Binaan

07/08/2018, 20:35 WIB | Editor: Budi Warsito
Pelindo Komit Dukung Perekonomian Lokal Lewat Unit UKM Binaan
Pelindo 1 hadirkan dua unit Usaha Kecil Menengah (UKM) binaannya dalam gelaran Aceh Expo Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 7 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh. (Istimewa for JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - PT Pelabuhan Indonesia 1 (Persero) atau Pelindo 1 berkomitmen mendukung perekonomian lokal semua kawasan, termasuk Aceh. Untuk itu, Pelindo 1 menghadirkan dua unit Usaha Kecil Menengah (UKM) binaannya dalam gelaran Aceh Expo Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 7 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh.

General Manager Pelindo 1 Cabang Malahayati, Sam Arifin Wiwi mengatakan, dua unit UKM yang dikutsertakan ialah Usaha Maju dan Intan Baiduri, yang berbasis di Desa Baet, Kabupaten Aceh Besar. Usaha Maju adalah home industri pengrajin tas khas Aceh, sedangkan Intan Baiduri merupakan produsen rencong Aceh.

"Kedua UKM ini merupakan salah satu contoh dari berbagai usaha lokal yang dibina oleh Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Pelindo 1. Ini salah satu bentuk komitmen Pelindo 1 untuk memacu pertumbuhan ekonomi wilayah," kata Sam Arifin dalam keterangannya, Selasa (7/8).

Pelindo Komit Dukung Perekonomian Lokal Lewat Unit UKM Binaan
Pelindo 1 hadirkan dua unit Usaha Kecil Menengah (UKM) binaannya dalam gelaran Aceh Expo Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 7 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh. (Istimewa for JawaPos.com)

Sam menerangkan, hadirnya Pelindo 1 Cabang Malahayati dalam Aceh Expo PKA 2018 adalah, untuk membantu UKM binaan Pelindo 1 dalam memasarkan dan mempromosikan produk yang dihasilkan. Sehingga, diharapkan produksi dan penjualan dapat meningkat.

"Hal ini merupakan salah satu wujud dukungan Pelindo 1 untuk turut serta dalam memajukan potensi perekonomian di daerah Aceh," tambahnya.

Penyelenggaraan Aceh Expo, merupakan bagian dari Pekan Kebudayaan Aceh yang menekankan pada upaya untuk menampilkan produk-produk unggulan masyarakat dari masing-masing daerah.

Untuk diketahui, selama ini Pelabuhan Malahayati yang dikelola Pelindo 1 telah melaksanakan pelayanan petikemas sejak 2016. Pelabuhan ini memiliki dermaga dengan panjang 384 meter dan dapat menampung tiga kapal ukuran 100 meter dengan muatan 300 TEUs petikemas sekaligus.

Dengan adanya pelayaran yang terjadwal kata Sam Arifin, ketersediaan alat bongkar muat dan lainnya telah menjadikan Pelabuhan Malahayati menjadi salah satu mata rantai program tol laut.

Pelabuhan Malahayati berfokus pada pengembangan jaringan maritim nasional, dengan peningkatan kapasitas layanan logistik yang efisien dan kompetitif di seluruh wilayah operasi Pelindo 1.

(mal/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up