JawaPos Radar

Ada Gempa Lombok, Pendonor Darah di PMI Meningkat 50 Persen

07/08/2018, 18:58 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Ada Gempa Lombok, Pendonor Darah di PMI Meningkat 50 Persen
MENINGKAT: Sejumlah pendonor darah mengantre di kantor PMI Cabang Kota Solo. Jumlah pendonor mengalami peningkatan pascaterjadinya gempa di Lombok, NTB. (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Jumlah pendonor darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Solo mengalami peningkatan hingga 50 persen pascaterjadinya gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peningkatan ini sudah terjadi sejak beberapa hari kemarin dan terus bertambah setiap harinya.

"Sejak ada gempa jumlah pendonor meningkat 50 persen, jika biasanya dalam sehari rata-rata ada 150 pendonor kini sudah di atas 200 pendonor," terang Direktur Akademi Transfusi Darah PMI Kota Solo, Titis Wahyuono saat ditemui JawaPos.com di kantor PMI, Selasa (7/8).

Menurutnya, peningkatan ini lantaran tingginya antusiasme masyarakat yang tergerak untuk berdonor setelah mengetahui adanya gempa di Lombok, NTB.

Titis mengatakan, sejak Senin (6/8) malam sudah banyak warga yang berdatangan ke kantor PMI untuk melakukan donor. Sampai dengan Selasa (7/8) siang warga yang akan mendonor mengantre di kantor PMI. "Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat karena telah berdonor dan membantu korban gempa di Lombok, NTB," ucapnya.

Titis mendorong masyarakat untuk berdonor darah di PMI cabang Kota Solo. Mengingat, sampai saat ini kebutuhan darah di Lombok cukup tinggi. Bahkan dari data di dua rumah sakit yang ada di Lombok kebutuhan darah mencapai 600 kantong. Sedangkan, hari ini PMI baru bisa mengirimkan 50 kantong darah. Mulai dari darah golongan A, AB, O dan juga darah B.

"Kami masih menunggu kebutuhan darah, jika memang di Lombok masih membutuhkan kami siap untuk mengirimkan darah lagi," tandasnya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up