JawaPos Radar

Danlanud Abdurachman Saleh Diminta Tak Antikritik

07/08/2018, 18:20 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Danlanud Abdulrachman Saleh
Silaturahmi: Danlanud Abdulrachman Saleh dan wartawan Malang Raya menggelar pertemuan. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Danlanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Andi Wijaya mengundang Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya untuk menggelar pertemuan. Dalam forum tersebut, sejumlah pesan disampaikan pihak wartawan. Salah satunya pihak Lanud diminta kooperatif dalam menyampaikan informasi dan Danlanud tidak antikritik.

"Jangan menjadi instansi yang antikritik. Karena dengan kritik itu berarti ada yang harus diperbaiki. Kami sama-sama instrospeksi diri lah," kata Ketua PWI Malang Raya Ariful King dalam pertemuan di Gedung Bina Yudha, Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Selasa (7/8).

Arif juga berharap pimpinan di Lanud memahami lingkup kerja wartawan. Hal itu bertujuan agar tidak terjadi gesekan dan pihak lanud tak tertutup dalam menyampaikan informasi.

Wartawan juga memiliki tanggung jawab untuk tidak menyebarkan informasi pertahanan atau informasi rahasia. Jika hal ini dikomunikasikan dengan baik, tentu akan terjadi simbiosis mutualisme yang bagus antara Lanud dan wartawan.

"Kami paham, ada hal yang tidak boleh diekspose dan ada yang boleh. Misal tidak boleh diberitakan karena menyangkut rahasia, sampaikan saja. Saya yakin anak-anak (para wartawan) akan paham," tegas Arif.

Selain itu, Taufik meminta agar lanud memberikan konfirmasi dengan segera terkait kejadian di lapangan. Misalnya jika ada musibah atau kecelakaan pesawat.

Karena wartawan butuh konfirmasi cepat agar berita yang disampaikan kepada masyarakat tidak simpang siur dan bisa dipertanggung jawabkan. "Kami berharap memang tidak ada kejadian musibah seperti itu. Tapi misal terjadi, ya konfirmasi harus cepat," ucapnya.

Sementara itu, Danlaud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Andi Wijaya menyatakan, pihaknya akan berusaha mengakomodasi dengan baik kebutuhan informasi wartawan. Dia menginstruksikan kepada Kapentak Letkol Gyanto agar mengakomodasi saran dari jurnalis Malang Raya.

"Tujuan saya silaturahmi ini, ya agar hubungan kami semakin baik. Dengan begini kan kami jadi tahu seperti apa bekerja sama dengan rekan-rekan pers. Hal yang menurut kami biasa, sudah tradisi tapi ternyata ada nilai beritanya," tutur Andi Wijaya.

Dalam pertemuan, hadir perwakilan dari organsiasi profesi. IJTI Malang Raya diwakili Edi Cahyono. Sedangkan untuk PFI tampak hadir Tria Adha dan Nedi Putra.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up