JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tak Terima Vonis Hakim Terhadap Iis Cs, Mahasiswa Demo di Depan PN

07 Agustus 2018, 18:02:58 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Tak Terima Vonis Hakim Terhadap Iis Cs, Mahasiswa Demo di Depan PN
Para mahasiswa berdemo di depan Pengadilan Negeri Semarang. (Tunggul Kumoro/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Massa yang terdiri dari sejumlah mahasiswa melalukan aksi demonstrasi di depan Pengadilan Negeri Semarang, Selasa (7/8). Mereka memprotes vonis hakim yang diberikan kepada sejumlah terdakwa pelaku perusakan fasilitas PT Rayon Utama Makmur (RUM).

Mereka menyatakan ketidakpuasan mereka atas putusan hakim yang menjatuhi hukuman penjara kepada para terdakwa. Diketahui, terdakwa yang terdiri dari aktivis yang juga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Muh Hisbun Payu atau Iis, Sutarno, dan Brilian, diputus bersalah atas aksi pengrusakan fasilitas PT RUM.

Ketiganya dikenakan Pasal 406 ayat 1 KUHP tentan tindak pengrusakan. Iis dalam hal ini mendapat hukuman yang paling berat, yakni 2 tahun 3 bulan penjara. Sementara Sutarno dan Brilian, masing-masing dijatuhi 2 tahun.

Julio Belnanda, salah satu orator pada aksi tersebut, menyerukan bagaiamana hukum terus menindas rakyat kecil dan kerap kali memihak yang berkuasa.

“Hukum telah tumpul ke atas. Hari ini kita menyaksikan sendiri. Hukum memihak kepada pemodal besar,” seru dia di depan puluhan demonstran lainnya.

Dengan adanya keputusan hakim itu, Julio mengajak kepada mahasiswa yang mengikuti jalannya persidangan untuk menyatakan mosi tidak percaya kepada pengadilan. “Pengadilan telah menunjukkan wataknya. Dan kita harus melawan,” teriaknya lagi.

Dia mendesak agar majelis hakim turun ke lapangan dan menyaksikan sendiri situasi di sekitar PT RUM. Sebagaimana ia katakan, agar tahu bagaimana bau tak sedap yang ditimbulkan.

Sementara itu Janoa, orator lainnya menyebut absennya regulasi yang melindungi masyarakat kecil, “Oleh karenanya, kita sebagai rakyat yang tertindas, harus menyerukan perlawanan,” katanya disambut teriakan mahasiswa lainnya.

Pada aksi protes yang terpantau masih berlangsung hingga pukul 16.25 WIB itu, massa turut menyanyikan lagu-lagu bertemakan perlawanan. Tak lupa, pembacaan puisi juga mereka lakukan.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up