JawaPos Radar

Neraca Perdagangan Lesu, Kemendag: Eksportir Ke Mana Saja?

07/08/2018, 16:45 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Neraca Perdagangan Lesu, Kemendag: Eksportir Ke Mana Saja?
Ilustrasi kegiatan ekspor dan impor. (Dok. Radar Bali)
Share this

JawaPos.com - Dalam enam bulan terakhir sepanjang 2018 berjalan, kinerja perdagangan Indonesia tak menunjukkan kinerja positif. Sepanjang Januari - Juni 2018 hanya dua kali terjadi surplus yakni pada Bulan Maret dan Juni.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan dalam Gathering Eksportir Indonesia di Kantor Pusat Bea Cukai, Jakarta, Selasa (7/8).

"Kinerja perdagangan kita kurang menggairahkan atau tidak menggairahkan. Januari kita defisit. Dari enam bulan pertama, empat bulan itu defisit, Januari defisit, Februari defisit, Maret surplus, April defisit, Mei defisit, Juni surplus," ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan pada Januari tercatat USD -765 juta, Februari USD -52,9 juta, Maret USD 1,1 miliar, April USD -1,6 miliar, Mei  USD -1,5 miliar dan Juni USD 1,7 miliar. 

Dia memperkirakan pada pengumuman neraca perdagangan Juli nanti akan kembali terjadi defisit. Dirinya mempertanyakan kinerja para eksportir yang kerap naik turun.

Dia berharap, di sisa waktu lima bulan lagi hingga akhir tahun nanti kinerja ekspor bisa diperbaiki.

"Kalau bapak ini eksportir, kemana aja pak. Insya Allah menurut intelegen Juli (neraca perdagangan) defisit lagi. Jadi kita akan lihat kinerjanya. Ini tentunya kenapa yang melatarbelakangi dikumpulkan bea cukai. Bapak ibu (eksportir) kemana aja, apa masalahnya sehingga ekspornya kedodoran sama impor," tandasnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up