JawaPos Radar

Pengedar Sabu di Taman Bungkul, Risma: Nanti Kami Jaga

07/08/2018, 14:55 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Risma
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meyambut perajin batik se-Surabaya di Balai Kota, Selasa (7/8). (Aryo Mahendro/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya meringkus 3 pengedar sabu di Taman Bungkul, Surabaya. Menanggapi hal itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini irit komentar.

Risma mengira kasus peredaran sabu yang terungkap di Taman Bungkul, juga terjadi di taman lain di Surabaya. "Ya nggak apa-apa. Biarin saja. Nanti kami jaga. Saya pikir Taman Bungkul tok," kata Risma di Balai Kota Surabaya, Selasa (7/8).

Meski demikian, Risma akan mengerahkan beberapa petugas Satpol PP dan Linmas tambahan. Tujuannya untuk menjaga taman Bungkul dari potensi tindak kriminal. Meski memang perlu kerja sama dengan BNNK Surabaya.

"Ya bagaimana lagi. Kami semua sama-sama mengamankan. Saya kan nggak punya intel. Anak buahku nggak diajari pelajaran intel," cetus wali kota perempuan pertama di Kota Pahlawan itu.

Seperti diberitakan, BNNK Surabaya menciduk 3 pengedar sabu yang kerap melakukan transaksi di Taman Bungkul. Mereka adalah Untung Hariono alias Hari, 32, warga Karang Rejo VII Surabaya; Sigit Nugroho alias Cuki, 34, warga Jetis Kulon I Surabaya; Odit Trinawan alias Bayu, 31, warga Dinoyo Alun-alun II Surabaya.

Atas penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti sabu seberat 28,97 gram. Mereka diduga merupakan jaringan lembaga pemasyarakatan di Pamekasan dan Madiun.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up