JawaPos Radar

Jokowi Setujui Pembangunan Rutan Napi Terorisme di Dekat Rumah SBY

07/08/2018, 14:10 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Jokowi Setujui Pembangunan Rutan Napi Terorisme di Dekat Rumah SBY
Ilustrasi rutan narapidana terorisme. (Dok JPG)
Share this image

JawaPos.com - Polri bakal membangun rumah tahanan khusus bagi para tahanan kasus terorisme di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Rencana itu pun sudah mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo. Diketahui, daerah Cikeas adalah lokasi rumah mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Sudah disetujui oleh Pak Presiden, Menkeu (Sri Mulyani), insya Allah bulan ini sudah dimulai pembangunan," ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Auditorium PTIK, Jakarta, Selasa (7/8).

Total akan ada 340 sel. Kata dia, pembangunan rutan khusus bagi para tahanan teroris itu dipastikan rampung dengan cepat. "Karena menggunakan sistem kontainer, cepat dari Spanyol. Di Spanyol sudah dipakai sistem ini sehingga mudah-mudahan sampai dengan akhir tahun sudah selesai," tutur Tito.

Sejauh ini, para tahanan yang ratusan jumlahnya ditempatkan di sel-sel yang berada di Polsek, Polres, hingga Polda. "Kita sudah berikan arahan agar mereka ditempatkan di ruang tersendiri dan pengamanan lebih ketat sambil menunggu rutan di Cikeas," tuturnya.

Sementara itu, hingga tadi malam, Tito mendapat laporan sudah 283 terduga teroris yang ditangkap pascainsiden bom Surabaya. Penangkapan akan terus dilakukan, terlebih sebentar lagi akan ada perhelatan Asian Games 2018.

"Saya minta terus melakukan penangkapan-penangkapan," tegasnya.

Kata Tito, dengan adanya UU Terorisme yang baru, pihaknya lebih leluasa bergerak untuk mencegah aksi teror. Bahkan, mereka yang diindikasi membantu atau bergabung dengan organisasi teroris agar bisa ditangkap. 

Ditambah lagi dengan adanya putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menetapkan JAD sebagai organisasi terlarang karena berafiliasi dengan ISIS. "Artinya siapa pun yang berhubungan, membantu, menjadi anggota dapat dipidana," pungkas Tito.

(dna/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up