JawaPos Radar

Ombak Tinggi, Nelayan Sendang Biru Pilih Cari Ikan di Laut Dangkal

07/08/2018, 13:58 WIB | Editor: Soejatmiko
Ombak Tinggi, Nelayan Sendang Biru Pilih Cari Ikan di Laut Dangkal
TETAP MELAUT: Sebagian nelayan masih tetap melaut meskipun gelombang tinggi. BMKG memprediksi gelombang capai empat meter. (tika hapsari/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com- Meski ombak masih cukup tinggi, namun para nelayan Pantai Sendang Biru, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, tetap melaut. Hanya saja mereka tidak berani hingga ke tengah laut. Pasalnya hingga Selasa (7/8), gelombang laut masih cukup tinggi. "Melaut masih, tapi mengurangi radius. Nggak berani terlalu ke tengah. Ombak masih tinggi," kata Umar, ketua kelompok nelayan Sendang Biru.


Tingginya gelombang laut itu sudah diperingatkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim, Tanjung Perak, Surabaya. Diperkirakan sampai dengan hari Selasa (7/8), pesisir selatan Jawa Timur, gelombang laut masih terpantau tinggi.

Sampai dengan hari Selasa (7/8), ketinggian diperkirakan mencapai empat meter di Samudera Hindia selatan Jawa Timur. Sedangkan normalnya, sekitar 2,5 meter.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim, Arrizal, menjelaskan, tidak hanya di pesisir selatan Jawa Timur yang bergelombang tinggi. Namun juga di Laut Jawa bagian timur. Ketinggian gelombang capai 2,5 meter.

Di perairan ini, ketinggian gelombang normalnya capai sekitar satu meter. Karena merupakan perairan yang digunakan untuk pelayaran.

"Di Samudera Hindia gelombang berkisar dari dua meter hingga empat meter," katanya.

Dia juga meminta kepada masyarakat nelayan agar waspada terhadap tinggi gelombang mencapai 2,5 meter di Laut Jawa bagian timur, perairan Masalembu, perairan Kangean.

"Kami juga minta agar warga waspada terhadap tinggi gelombang lebih dari 3 meter di perairan selatan Jawa Timur dan Samudera Hindia selatan Jatim," bebernya.

Meskipun di pesisir selatan Jawa Timur gelombang terpantau tinggi, namun nelayan di Sendang Biru, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang tetap melaut.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up