JawaPos Radar

Puluhan Ikan Predator Dimusnahkan

07/08/2018, 12:55 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Ikan Predator
BERBAHAYA: Pemusnahan ikan predator di Kantor BKIPM Jogjakarta, Selasa (7/8). (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Petugas Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jogjakarta memusnahkan puluhan ikan predator. Seperti ikan aligator dan sapu-sapu. Pemusnahan dilakukan setelah koordinasi dengan instansi pusat.

Kasi Pengawasan Pengendalian Data dan Informasi BKIPM Jogjakarta Haryanto mengatakan, sempat ada pertimbangan ikan-ikan itu diserahkan ke Kebun Binatang Gembira Loka Jogja. "Tapi instruksi dari pusat, penyerahan ke lembaga-lembaga terkait diurungkan dan dimusnahkan. Ini dilakukan di seluruh Indonesia," kata Haryanto di kantornya, Selasa (7/8).

Karena meski nanti akan ada Berita Acara maupun perjanjian hitam di atas putih agar tak dilepasliarkan, itu tidak bisa menjadi jaminan. Sementara ikan-ikan itu sangat berbahaya dan perlu terus dimonitor. "Meski ada perjanjian hitam di atas putih, itu tidak menjamin dilepasliarkan," tandasnya.

Pemusnahan ikan-ikan predator mengacu pada Pasal 3 ayat 5 Peraturan Menteri LHK. Nomor P.94/MENLHK/SETJEN/KUM1/12/2016. Ikan-ikan yang dimusnahkan merupakan milik warga sekitar. Mereka sukarela menyerahkannya karena mengetahui bahwa hewan tersebut termasuk jenis berbahaya.

Predator air itu terdiri dari 13 ekor Aligator dan 12 ekor sapu-sapu. Pemusnahan dengan cara dibius mati memakai minyak cengkeh. "Setelah mati, kami kuburkan," ucapnya.

Salah satu warga yang menyerahakn ikannya adalah Yatiman, 54, warga Ngaglik, Sleman. Diamemelihara Aligator sejak 15 tahun lalu, dan secara sukarela menyerahkan 2 ekor ikannya yang sudah memiliki panjang 90 sentimeter.

"Dulu belinya di Pasar Ngasem (Jogja). Panjangnya se-kelingking dulu. Pelihara di kolam selama ini, dikasih makan daging," ucap Yatiman.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up