JawaPos Radar

3 Parpol di Jatim Terancam Kehilangan Dapil

07/08/2018, 12:28 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Muhammad Arbayanto
omisioner Devisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim Muhammad Arbayanto. (Moh Mukit/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tiga partai politik (parpol) di Jawa Timur (Jatim) terancam kehilangan daerah pemilihan (dapil) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Penyebab utamanya adalah tidak terpenuhinya 30 persen kuota bakal calon legislatif (bacaleg) perempuan dalam dapil tersebut.

Hal itu dikemukakan Komisioner Devisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim Muhammad Arbayanto. "Tiga parpol tidak memenuhi syarat 30 persen kuota perempuan, sehingga berdampak pada seluruh bacaleg yang ada di dapil tersebut," kata Arbayanto kepada JawaPos.com di Kantor KPU Jatim, Surabaya, Selasa (7/8).

Menurut Arbayanto, tidak terpenuhinya kuota perempuan disebabkan berbagai hal. Selain karena kekurangan berkas administrasi, juga ada bacaleg perempuan yang diketahui belum cukup usia.

Pileg 2019
ILUSTRASI: Pemilu 2019 (Dok. JawaPos.com)

"Ada yang belum memenuhi syarat usia minimal bacaleg. Yakni, umur 21 tahun saat DCT (daftar caleg tetap) pada September. Tapi ini tidak memenuhi karena baru akan genap 21 pada Oktober," imbuhnya.

Dari 3 parpol, setidaknya ada 6 dapil yang hangus. Namun, Arbayanto enggan merinci parpol apa saja dan dapil mana saja yang dimaksud. "Total ada enam dapil. Tapi untuk partai dan dapil, kami belum bisa memublikasikan," kilah Arbayanto.

Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com, tiga parpol yang terancam kehilangan dapil adalah Partai NasDem, PKPI, dan Partai Garuda. Partai NasDem akan kehilangan dapil 8, dan Partai Garuda di dapil 2.

Sedangkan PKPI terancam kehilangan 4 dapil. Di antaranya dapil 4 dan 5. Sementara dua dapil lainnya masih belum diketahui secara pasti.

(ce1/mkd/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up