JawaPos Radar

LP3HI Optimis Status Tersangka Luna Maya dan Cut Tari Dicabut

07/08/2018, 11:20 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
LP3HI Optimis Status Tersangka Luna Maya dan Cut Tari Dicabut
LP3HI ajukan praperadilan untuk status tersangka Luna Maya dan Cut Tari dalam kasus video porno Ariel Noah. (Issak Ramadhan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Hari ini, Selasa, 7 Agustus 2018, sidang praperadilan kasus video porno Ariel Noah dengan Cut Tari dan Luna Maya kembali digelar. Wakil ketua Lembaga Pengawas dan Pengawal Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI), Kurniawan Adi Nugroho, pun mengaku optimis permohonannya akan dikabulkan hari ini. Sehingga, Luna Maya dan Cut Tari bebas dari status tersangka atau dicabut.

"Kalau bersasarkan alat bukti yang disodorkan penyidik jelas tindakan mereka terakhir 4 agustus 2010 dan sampai sekarang belum ada tindakan apapun," ungkap Kurniawan saat ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (7/8).

Menurut Kurniawan, LP3HI memang bertugas memerhatikan perkara-perkara hukum yang menggantung di peradilan. Kemudian, menggantungnya status tersangka Luna Maya dan Cut Tari telah berlangsung selama 8 tahun, sehingga LP3HI optimis permohonannya akan dikabulkan.

"PN Jaksel itu punya preseden perkara yang dibiarkan selama 5 tahun itu dianggap penghentian penyidikan. Kasus Luna Maya dan Cut Tari ini sudah 8 tahun jadi kami optimis," lanjutnya.

Sebelumnya, LP3HI menegaskan gugatan praperadilan diajukan tanpa ada campur tangan dari pihak Luna Maya atau pun Cut Tari. Lembaga tersebut bahkan tidak mengenal secara langsung kedua publik figur tersebut. Bahkan, hingga gugatan praperadilan dibuat, Kurniawan mengatakan sama sekali tidak ada kontak dari mereka.

"Nggak ada kontak sama mereka," pungkasnya.

Diketahui, kasus praperadilan masuk pada 5 juni 2018 perkara No.70/pid.prap/2018/PN Jaksel. Pemohon dalam praperadilan ini adalah LP3HI sedangkan termohon adalah kepala kepolisian republik indonesia dan jaksa agung. Sidang perdana telah digelar pada 2 Juli 2018.

(yln/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up