JawaPos Radar

Lagi, Teror Harimau Melintas di Jalan Bikin Geger Warga Kerinci, Jambi

07/08/2018, 06:23 WIB | Editor: Mochamad Nur
Lagi, Teror Harimau Melintas di Jalan Bikin Geger Warga Kerinci, Jambi
Ilustrasi si raja hutan Harimau yang kini jadi perbincangan di Air Hangat, Kerinci (Pixabay.com)
Share this image

JawaPos.com - Masyarakat Pendung Semurup dan Kemantan, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, Minggu (05/08) malam kemarin, dihebohkan dengan kemunculan seekor Harimau yang melintas di ruas jalan perbatasan dua desa tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut diketahui saat salah satu warga melintas di ruas jalan itu. Namun dari kejauhan, ia melihat Raja Hutan itu melintas dan langsung lari menuju sawah warga.

Tibar, salah seorang warga Pendung Semurup dikonfirmasi membenarkan  hal tersebut. Dia mengatakan sekitar pukul 21.30 Wib, ada warga melihat harimau yang melintas di jalan dan lari ke dalam sawah.

Dikatakannya lagi, pihaknya telah melaporkan ke petugas Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). "Ya tadi malam warga langsung melaporkan ke KPHP dan Kehutanan, dan Tim langsung turun ke lapangan bersama dengan masyarakat melakukan pencarian," sebutnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Kerinci, Neneng, dikonfirmasi membenarkan adanya laporan masyarakat terkait adanya harimau yang berkeliaran dipersawahan warga Pendung Semurup.

"Iya tadi Minggu malam sekitar pukul 22.00 Wib kita mendapatkan laporan dari Kades, kita langsung turunkan tim ke lokasi," katanya seperti dikutip Jambi Ekspres (Jawa Pos Group), Selasa (7/8).

Dikatakannya lagi, langkah yang diambil yakni memerintahkan anggota ke lapangan, mencari bukti di lapangan dengan mencari dan meyelusuri seluruh sawah dan pemukiman masyarakat di Pendung Mudik dan Kemantan. Namun, anggota tidak menemukan bukti yang valid.  "Kami tidak mendapkan tanda-tanda di lapangan, seperti jejak harimau maupun bukti yang lain," sebutnya.

Sementara itu, Putra salah seorang anggota KPHP Kerinci yang berada di lapangan saat dikonfirmasi mengatakan tim telah menyelusuri seluruh sawah dan pemukiman masyarakat di pendung mudik dan kemantan.

Namun sampai Senin sore pukul 15.00 Wib anggota tidak menemukan jejak harimau. "Jika memang harimau itu masuk sawah, pasti ada jejaknya disana, namun kita tidak menemukan jejak sama sekali disana," sebutnya.

Dia meminta kepada masyarakat Pendung Mudik dan Kemantan yang melihat dan menemukan jejak harimau, untuk melaporkan ke petugas. "Bagi warga yang melihat silakan laporkan," pungkasnya.

(nas/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up