JawaPos Radar

Soal Air Bersih

Kecamatan Cibarusah Bekasi Lebih Tertinggal Dibandingkan Jonggol Bogor

07/08/2018, 01:55 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Kecamatan Cibarusah Bekasi Lebih Tertinggal Dibandingkan Jonggol Bogor
Kekeringan melanda Desa Cibarusah Bekasi, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kecamatan Cibarusah, Bekasi, hanya berjarak sekitar 11 kilometer dari Jonggol, Bogor. Sama-sama termasuk dalam Provinsi Jawa Barat, namun kondisi keduanya sangat berbeda. Hal itu bisa dibuktikan saat musim kemarau tiba setiap tahunnya.

Sedikitnya tiga desa, yakni Sirnajati, Ridogalih, dan Ridomana yang menjadi langganan kekeringan di Cibarusah. Air bersih sangat sulit ditemukan, bahkan kali terbesar di wilayah tersebut, Kali Cipamingkis, menjadi kering kerontang.

Pihak kecamatan mengakui, wilayahnya berbeda dengan daerah tetangga. Padahal, perbatasan Cibarusah dan Jonggol hanya terpisah dengan sebuah tugu kecil saja.

“Perbatasan kita, Jonggol (Kabupaten Bogor) itu tidak (kekeringan) karena PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) sudah masuk,” ujar Kasie Trantib Kecamatan Cibarusah Iman Arachman saat ditemui JawaPos.com di kantornya, Senin (6/8).

Belasan ribu warga terdampak. Mereka yang hidup serba keterbatasan hanya memiliki dua pilihan, antara lain berjuang melawan medan menuruni kali untuk menggali resapan air dengan tangan kosong, atau memaksakan diri menggunakan air keruh untuk beraktivitas sehari-hari.

Dia menjelaskan, hal tersebut merupakan situasi kala keadaan darurat. Pemerintah Kabupaten Bekasi sejatinya selalu menyediakan bantuan air bersih melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun, warga harus bersabar lantaran antrean terjadi di desa lainnya.

“Jadi kita juga pengiriman air tergantung desa mengalokasikan daerah mana yang harus terlebih dahulu kita harus fasilitasi,” tuturnya.

Menurut Iman, PDAM pernah melakukan pengeboran air di salah satu dari tiga desa terdampak kekeringan. Tetapi hasilnya nihil, air tak kunjung keluar seperti yang diharapkan penduduknya.

“Sumber air di sana (tiga desa di Cibarusah) memang sulit. Pernah dulu di Ridomanah ngebor air nggak keluar, di musim kayak gini kedalaman sekian nggak keluar air,” terangnya.

(ce1/yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up