JawaPos Radar

Liputan Langsung dari Tanah Suci

Calon Jamaah Haji asal Aceh Dapat Tambahan Uang Rp 4,8 Juta

07/08/2018, 06:30 WIB | Editor: Dhimas Ginanjar
Calon Jamaah Haji asal Aceh Dapat Tambahan Uang Rp 4,8 Juta
Salah satu Calon Jamaah Haji asal Indonesia saat mengikuti proses pemberian uang Rp 4,8 juta (FIRZAN SYAHRONI/JAWA POS)
Share this

JawaPos.com – Para jamaah haji asal Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Senin (6/8) mendapat tambahan uang saku di Mekkah. Masing-masing mendapat 1.200 riyal atau sekitar Rp 4.800.000 (kurs 1 riyal adalah Rp 4 ribu). Dana tersebut belum termasuk biaya living cost yang diberikan kementerian agama (kemenag) sebesar 1.500 riyal (Rp 6 juta) per calon jamaah haji (CJH). 

Uang tambahan tersebut berasal dari rumah milik Habib Bugak Asyi di Mekkah yang diwakafkan pada 1809. Ikrar wakaf yang kini dikenal dengan sebutan Wakaf Baitul Asyi (Wakaf Rumah Aceh) itu diucapkan Habib Bugak di hadapan Hakim Mahkamah Syariah Mekkah kala itu.

Di dalam akta wakaf disebutkan bahwa rumah diwakafkan kepada orang Aceh untuk menunaikan haji serta orang Aceh yang menetap di Mekkah. Seiring berjalannya waktu, rumah tersebut berkembang menjadi dua hotel raksasa.

Yakni, Hotel Ajyad yang berlantai 25 dan Menara Ajyad yang bertingkat 28. Jarak dua hotel itu hanya sekitar 500 - 600 meter dari Masjidil Haram. Kedua hotel itu mampu menampung lebih dari 7.000 jamaah.

Jika dihitung sekarang, nilai aset itu diperkirakan lebih dari Rp 8 triliun. Nah, sebagian keuntungan dua hotel tersebut dibagikan kepada CJH asal Aceh dalam bentuk uang tunai sejak 2008.

Petugas Wakaf Baitul Asyi, Jamaluddin Affan, menjelaskan bahwa pengambilan dana wakaf dipusatkan di masing-masing musala hotel yang ditempati CJH Aceh.

’’Pendistribusian uang wakaf dihadiri langsung oleh nadzir (pengelola, Red) wakaf Baitul Asyi Prof Dr Abdurrahman Abdullah Asyi, Syaikh Abdullatif Baltho, dan Ustaz Muhammad Said sebagai bendahara wakaf,” terangnya.

Menurut dia, total dana wakaf yang dikeluarkan tahun ini sebesar Rp 20,28 miliar. Pengambilan uang wakaf tidak boleh diwakilkan, kecuali bagi jamaah yang benar-benar sakit berat.

’’Syarat pengambilan uang hanya dengan menyerahkan kartu wakaf Baitul Asyi yang sudah ditandatangani Gubernur Aceh,” terangnya.

Berikut Ini jadwal pembagian dana wakaf: 

1. Senin 6 Agustus 2018, pukul 07.30 WAS di Wal Al Ihsan Hotel Misfalah (Kloter BTJ 1)

2. Selasa 7 Agustus 2018, pukul 07.30 WAS di Al Kiswah Tower Jarwal (Kloter BTJ 2)

3. Rabu, 8 Agustus 2018, pukul 07.30 WAS di Al Kiswah Tower Jarwal (Kloter BTJ 3)

4. Kamis, 9 Agustus 2018, pukul 07.30 WAS di Rei Bakhsy (Kloter BTJ 4)

5. Sabtu, 11 Agustus 2018, 07.30 WAS di Reda Plaza Hotel Misfalah (Kloter BTJ 5) dan pukul 09.30 WAS di Al Habbasy Hotel Jarwal (Kloter BTJ 6)

6. Minggu (12/8) pukul 07.30 WAS di Zahrat Al Sad Hotel Misfalah (Kloter BTJ 7)

7. Senin (13/8) pukul 07.30 WAS di Nasywan Hotel Misfalah (Kloter BTJ 8)

8. Selasa (14/8) pukul 07.30 WAS di Arkan Bakkah Hotel Mahbas Jin (Kloter BTJ 9)

9. Rabu (15/8), pukul 07.30 WAS di Masakin Al Hayat Hotel Raudhah (Kloter BTJ 10)

10. Kamis (16/8), pukul 07.30 WAS di Al Wihdah Tower 3 Jarwal (Kloter BTJ 11) dan pukul 09.30 WAS di Al Kiswah Tower Jarwal (BTJ 12).

oni/jpk

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up