JawaPos Radar

31 WN Bangladesh Akhirnya Dipindahkan ke Rudenim Pekanbaru

06/08/2018, 20:32 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
WN Bangladesh
Sebanyak 31 WN asal Bangladesh diamankan TNI AL Dumai saat bersembunyi di hutan pesisir pantai Desa Silinsing Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau, pada Kamis (28/7) lalu. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Sebanyak 31 warga negara Bangladesh dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru, Riau, Senin (6/8). Sebelumnya, mereka ditempatkan di kantor Imigrasi Dumai, setelah diamankan oleh TNI Angkatan Laut setempat.

Kepala Rudenim Pekanbaru, Junio Sigalingging mengatakan, pemindahan WN Bangladesh yang terdiri dari 30 laki-laki dan seorang perempuan ini, sudah sesuai dengan aturannya. "Mekanismenya memang harus ke Rudenim dari kantor Imigrasi. Nanti kita periksa berita acaranya atau kelengkapan lainnya untuk keperluan deportasi," ujar Junio, Senin (6/8) sore.

Setibanya di Rudenim, para petugas akan memeriksa mereka. Pemeriksaan terkait kelengkapan dokumen, identitas diri termasuk paspor sebelum proses deportasi dilakukan.

WN Bangladesh
Mereka diamankan petugas saat bersembunyi di hutan pesisir pantai Desa Silinsing Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Diduga kuat, mereka akan dibawa ke negara tetangga, Malaysia secara ilegal. (Istimewa)

Selain itu, Rudenim Pekanbaru akan berkoordinasi dengan kedutaan besar Bangladesh yang ada di Jakarta. Tujuannya untuk memberitahukan keberadaan warga negara mereka di bumi lancang kuning ini.

"Itu bentuk diplomasi kita. Karena Bangladesh punya kedutaan di Jakarta, kita komunikasi dengan mereka dengan mengirimkan surat," jelasnya.

Diungkapkan Junio, sejauh ini pada imigran itu dalam kondisi sehat. Ia berharap agar segala urusan dapat berjalan lancar sehingga para imigran itu dapat kembali ke negaranya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 31 WN Bangladesh ini diduga akan dikirim ke negara Malaysia secara illegal melalui jalur laut. Penangkapan awalnya dilakukan oleh unit intel. Mereka menerima informasi dari masyarakat tentang rencana pengiriman WN Banglades dari Desa Silinsing yang akan dikirim menuju Malaysia.

Menindaklanjuti informasi tersebut, dua unsur patroli yang terdiri dari Sea Reder 1 dan Sea Rider 2, melaksanakan penyekatan di perairan Selinsing antara Pulau Rupat dengan Pulau Bengkalis.

Kemudian tim darat yang terdiri dari personel Unit Intel Lanal Dumai melakukan pengintaian di sekitar hutan Silinsing jalan raya Dumai Pakning, Kecamatan Medang Kampai.

Setelah diadakan patroli laut selama dua hari di sekitar perairan Silinsing antara Pulau Rupat dengan Pulau Bengkalis, tim Sea Rider 1 melihat sebuah speed boat melintas dengan kecepatan tinggi menuju darat Desa Silingsing.

Selanjutnya kedua tim Sea Rider melakukan pengejaran terhadap speed boat itu. Namun mereka berhasil kabur ke arah laut lepas. Pengintaian dilanjutkan oleh tim darat dengan melakukan penyisiran ke hutan di Desa Silinsing. Hingga akhirnya tim menemukan puluhan WNA Banglades yang disembunyikan di hutan Silinsing.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up