JawaPos Radar

Polisi Kantongi Identitas Pembantai Orangutan

06/08/2018, 20:17 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
orangutan, orangutan dibunuh, pembantaian orangutan
Ilustrasi: orangutan yang mati dibunuh. (Prokal.co/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kasus kematian orangutan di Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), terus menjadi perhatian pihak kepolisian. Penyelidikan mendalam dilakukan Polda Kalteng dan Polres Seruyan untuk mengungkap siapa pelaku pembantai orangutan yang ditemukan tewas di blok Q45 Elang Estate Kebun 5 Afdeling 19 PT WSSL Desa Tanjung Hanau.

Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, kasus ini sudah muncul titik terang. Identitas pelaku sudah dikantongi. Enam saksi sudah diperiksa. Barang bukti juga sudah disita. Di antaranya, peluru dan senjata rakitan yang digunakan terduga pelaku.

Hanya saja, pihaknya belum menahan terduga pelaku yang merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi. “Pelaku sudah terindikasi, warga sekitar. Kini hanya menunggu tes DNA tubuh orangutan dari para ahli selesai,” ujarnya kemarin di sela-sela kegiatan Harmoni Indonesia, di Bundaran Besar sebagaimana JawaPos.com lansir dari Kalteng Post (Jawa Pos Group), Senin (6/8).

Untuk motif, belum berani dijabarkan. Namun, pastinya, titik penemuan jasad orangutan berbeda dengan lokasi pembantaian.

Untuk diketahui, kasus pembantaian orangutan itu terjadi awal Juli lalu. Orangutan yang diketahui bernama Baen, 20, berjenis kelamin jantan hasil translokasi pihak Orangutan Foundation Internasional (OFI) empat tahun silam. Baen ditemukan mengambang di air dengan sejumlah luka sayatan dan 7 butir peluru bersarang di tubuhnya.

Dedi berharap dengan adanya beberapa kasus pembantaian orangutan yang notabenenya, hewan dilindungi dan sudah hampir punah, masyarakat jangan semena-mena melakukan pembataian.

“Kepolisian tidak akan tinggal diam jika ada hewan yang dilindungi, khususnya orangutan yang dibunuh,” tegasnya.

(fab/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up