JawaPos Radar

Gelombang Tinggi

Lumba-Lumba Hidung Botol Terdampar di Kulon Progo

06/08/2018, 19:39 WIB | Editor: Ilham Safutra
Lumba-Lumba Hidung Botol Terdampar di Kulon Progo
Lumba-lumba terdampar di pesisir Kulonprogo. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Fenomena cuaca ekstrem dirasakan di sejumlah daerah. Kondisi itu juga berdampak pada ekosistem laut. Seekor ikan lumba-lumba berjenis hidung botol ditemukan terdampar di Pantai Trisik, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa (DI) Jogjakarta, Senin (6/8). Karena sudah menjadi bangkai, hewan bernama latin Tursiops truncatus yang memiliki panjang 2 meter itupun dikuburkan.

Kepala Dukuh Trisik, Desa Banaran, Kecamatan Galur, Joko Samudro mengatakan, terdamparnya hewan laut yang jarang ditemukan ini sudah beberapa kali terjadi. Pernah pula ada seekor hiu yang hanyut ke tepi pantai. "Kalau untuk yang lumba-lumba ini baru pertama kalinya," katanya, Senin (6/8).

Kemungkinan hewan tersebut terdampar karena dampak dari gelombang tinggi yang sudah terjadi beberapa minggu terakhir ini. Peristiwa langka ini pun memancing antusias warga sekitar untuk datang dan melihatnya.

Saat ditemukan itu kondisi lumba-lumba itu sudah hampir menjadi bangkai. Bau tak sedap pun sudah keluar. "Sudah mulai membusuk, akan kami kubur," katanya.

Warga sekitar, Wulandari, 28, mengatakan, terdamparnya ikan tersebut diketahui dari rekannya. Kemudian setelah ramai di media sosial, ia juga langsung mendatanginya untuk melihatnya. "Penasaran saja untuk lihat," ucapnya.

Prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogjakarta, gelombang tinggi yang terjadi pertengahan bulan lalu di pesisir DIJ memang sampai kini masih dialami. Secara menyeluruh dari 3 hingga 5 meter ketinggiannya. Namun belum ada kejelasan apakah fenomena terdamparnya lumba-lumba tersebut terkait dengan cuaca.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up