JawaPos Radar

MUI Gelar Pleno Bareng JK Soal Pilpres, Ini Pesan Pentingnya

06/08/2018, 18:53 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Din Syamsuddin
Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin sepakat meminta umat muslim untuk tidak terjebak dalam pandangan dikotomis dalam berpolitik. (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - 99 anggota dewan pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama wakil presiden Jusuf Kalla (JK) menggelar rapat pleno ke-29 di Kantor MUI, Jakarta, Senin (6/8). Agenda itu pun diadakan untuk membahas persiapan umat Islam dalam menghadapi pesta demokrasi lima tahunan. 

Dalam pembahasan itu, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin sepakat meminta umat muslim untuk tidak terjebak dalam pandangan dikotomis dalam berpolitik. Khususnya, mengenai jalan keislaman mana yang paling benar. 

"Maka itu agar umat Islam tidak terjebak pada pandangan dikotomis yang kemudian muncul dalam klaim-klaim sebelah pihak. Sehingga merasa satu-satunya (yang paling benar). Karena sekarang ini tidak mudah untuk dikatakan sesuatu itu putih (baik) sesuatu itu hitam (buruk)," kata Din di Kantor MUI, Jakarta, Senin (6/8).

Menurutnya, politik merupakan jalan yang terbuka. Termasuk juga mengenai masuknya ajaran-ajaran islam. Sehingga nantinya ia berharap, semangat Islam dapat digunakan untuk menjaga persatuan bangsa. 

"Maka tadi pesan yang terakhir janganlah sampai perbedaan aspirasi, kepentingan, termasuk calon di dalam pemilu pilpres itu berbeda, yang berbeda kemudian merusak ukhuwah islamiyah," pungkasnya. 

Selain mengingatkan soal tak terpecah jelang pelaksanaan pemilu, MUI juga memaparkan konsep keumatan dalam persepsi Islam. Disamping itu, rapat pleno MUI juga membahas mengenai masalah ekonomi yang dinilainya masih mengalami kesenjangan. 

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up