JawaPos Radar

Jokowi dan JK Berencana Sambangi Lombok

06/08/2018, 17:52 WIB | Editor: Estu Suryowati
Jokowi dan JK Berencana Sambangi Lombok
Ribuan bangunan luluh lantak akibat gempa yang mengguncang Lombok pada Minggu (5/8). (Imam Solehudin/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Bencana gempa bumi yang melanda Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah membuat 82 meninggal dunia dan ratusan orang mengalami luka-luka. Bencana ini juga diketahui telah membuat ribuan bangunan porak poranda.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pun mengungkapkan rasa bela sungkawanya. Ia pun mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.

"Kita semua mengucapkan bela sungkawa, simpati kepada korban bencana alam gempa di NTB khususnya di Lombok Utara. Semoga (korban meninggal) arwahnya diterima Allah SWT," kata JK di Kantor MUI, Jakarta, Senin (6/8).

Melihat bencana itu, JK pun tak tinggal diam. Ia pun berjanji akan merehabilitasi Lombok. Yang terpenting lagi, status mitigasi bencana ini telah dinaikan menjadi tanggap darurat pertama.

"Pemerintah berjanji untuk segera merehabilitasi semua itu. Tetapi terlebih dahulu ada tanggap darurat pertama," ungkapnya.

Rencananya, lanjut JK, presiden Joko Widodo (Jokowi) akan terlebih dahulu menyambangi Lombok. Kemudian, ia akan menyusul mantan Wali Kota Surakarta itu.

"Nanti insya Allah pada saat rehabilitasi. Yang paling penting saat ini tanggap darurat. Habis itu rehabilitasi, kemudian rekonstruksi. Karena menurut Gubernur tadi pagi, di sekitar Lombok Utara itu 70 persen bangunan rusak," imbuhnya.

Tak hanya itu, sebagai ketua Palang Merah Indonesia (PMI), ia telah memerintahkan jajarannya untuk terjun ke lapangan. Tentunya, mendirikan beberapa pos PMI dan mendistribusikan bahan pokok.

"PMI juga aktif di sana. Banyak sekali menolong orang evakuasi, mendirikan pos-pos kesehatan PMI dan juga saya berbicara dengan Pak Gubernur tadi siang, kebutuhan dasarnya antara lain air. Jadi, kami kirim tangki air ke sana," ucapnya.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan 7 SR telah memporak-porandakan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (5/8) pukul 18.46 WIB atau pukul 19.46 WITA. Gempa susulan dengan skala yang lebih kecil dilaporkan terus terjadi hingga Senin (6/8) dini hari waktu setempat. Tercatat, sementara ini ada 82 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menambahkan, ratusan orang diketahui mengalami luka-luka dan ribuan bangunan mengalami kerusakan. "Ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. Aparat gabungan terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat akibat gempa bumi," ujar Sutopo dalam keterangannya, Senin (6/8) dini hari.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up