JawaPos Radar

Polrestabes Surabaya Bentuk Tim Reaksi Cepat Lakalantas

06/08/2018, 17:06 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Tim Reaksi Cepat Lakalantas
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat memperkenalkan Tim Reaksi Cepat Lakalantas, Senin (6/8). (Dida Tenola/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Senin (6/8) ini, Polrestabes Surabaya meluncurkan dua program baru. Selain SIM Delivery, satunya adalah Tim Reaksi Cepat Lakalantas. Tim tersebut bertugas mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas agar tidak berubah.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan menjelaskan, tim akan melakukan olah TKP awal setiap ada kecelakaan. "Lakalantas ini ada konsekuensi hukumnya. Ada tuntutan ganti rugi, ada siapa yang menabrak, siapa yang jadi korban. Nah, pada situasi ini petugas harus cepat datang," jelas Rudi kepada wartawan.

Rudi menekankan, jangan sampai polisi datang telat pada setiap kecelakaan lalu lintas. Sebab bisa saja TKP berubah. Misalnya, motor yang sudah dipindahkan. Padahal posisi awal motor saat terjatuh penting untuk penyidikan selanjutnya.

Dengan adanya Tim Reaksi Cepat Lakalantas, petugas bisa langsung mengamankan TKP. Setelah diamankan, barulah penyidik dari Unit Lakalantas datang untuk mengamankan barang bukti. "Tim ini menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang ingin mendapat penegakan hukum," tambah Rudi.

Untuk tahap awal, Tim Reaksi Cepat Lakalantas akan fokus di Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Di sana memang salah satu lokasi rawan kecelakaan. "Kebanyakan roda dua. Makanya kami juga berlakukan kanalisasi. Motor lewat Frontage Road sisi Barat. Itu salah satu upaya menekan kecelakaan," sambung Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pan Pandia.

Untuk kecelakaan di lokasi lain, Satlantas tetap akan berkoordinasi dengan Polsek-polsek di Surabaya. Mereka selalu siaga di pos untuk memantau potensi kecelakaan lalu lintas.

Dari data yang dimiliki Satlantas, mayoritas kecelakaan disebabkan karena faktor pengemudi. "Rata-rata human error. Makanya kami juga aktif sosialisasi ke instansi, sekolah, dan perusahaan untuk menggalakkan budaya tertib berlalu lintas," ujar mantan Kasatlantas Polres Jepara itu.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up