JawaPos Radar

Joman Sebut Instruksi 'Berantem' Jokowi Punya Makna Positif

06/08/2018, 16:01 WIB | Editor: Imam Solehudin
Relawan Jokowi
Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer bersama Presiden Joko Widodo di sela acara Rapat Umum Relawan Jokowi di Sentul, Sabtu (4/8) (Ist/Jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Relawan Jokowi Mania (Joman) siap melaksanakan setiap perintah Joko Widodo. Bahkan, tanpa reserve, relawan Joman sudah siap mengimplementasikan ucapan Jokowi terkait berani menghadapi siapa pun yang mengajak 'berantem'.

"Kami relawan yang siap menghadapi berbagai risiko. Kami bukan relawan yang 'kemayu' alias pengecut. Karenanya, kami siap melakukan permintaan pak Jokowi," kata Ketua Umum Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer kepada wartawan, Senin (6/7).

Immanuel menyatakan, pernyataan Jokowi merupakan energi besar yang memberikan semangat juang kepada para relawannya. Sehingga menjadi kewajiban para relawan untuk selalu berada di barisan depan.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo meminta para relawannya untuk tidak takut apabila mendapat serangan dari lawan politik.

"Jangan bangun permusuhan, jangan membangun ujaran kebencian, jangan membangun fitnah, tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang. Tapi, kalau diajak berantem juga berani," kata Jokowi dalam rapat umum bersama relawan di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Sabtu (4/8).

Pernyataan Jokowi itu membuat para relawan yang memadati ruangan acara bersorak dan berteriak heboh. Jokowi membiarkan kehebohan berlangsung sekitar 15 detik sebelum ia kembali melanjutkan arahannya.

"Tapi jangan ngajak (berantem) loh. Saya bilang tadi, tolong digarisbawahi. Jangan ngajak. Kalau diajak, tidak boleh takut," kata Jokowi lagi-lagi disambut antusias oleh para relawan.

Immanuel mengatakan, pasca pernyataan Jokowi tersebut, 'tetangga sebelah' langsung merespon negatif. Namun begitu, bagi Joman tidak ada rasa gentar sedikit pun.

"Kalo boleh diistilahkan melalui kalimat jawara adalah, 'pantang gua jual, tapi kalo lo jual, pasti gua beli'. Kira-kita itulah sikap Joman. Artinya selalu siap mengharapi berbagai risiko yang akan terjadi," tandas Immanuel.

Diakui Immanuel, banyak persepsi yang muncul atas pernyataan Jokowi tersebut. Misalnya, berantem yang dimaksud Jokowi adalah mengadu konsep, ide, dan program. Bukan berantem fisik. "Persepsi begitu tentu saja merupakan persepsi yang bijak. Tapi, sekali lagi bagi Joman, apa pun situasi yang akan terjadi, siap menghadapinya," jelas dia.

Immanuel juga mengajak relawan Jokowi yang lain untuk membangun patriotisme dan keberanian yang bulat, sebagaimana patriotisme dan keberanian para pahlawan yang menegakkan kebenaran. Pasalnya, Joman sangat meyakini, perjuangan yang sedang dilakukan Jokowi dalam pemerintahannya semata-mata hanya untuk bangsa dan negara. "Tentu saja untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Dalam rapat umum tersebut, hadir para relawan Jokowi dari berbagai organisasi. Beberapa di antaranya adalah Jokowi Mania (Joman), Projo, Bara JP , Seknas Jokowi, Almisbat, Duta Jokowi, Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) Galang Kemajuan, hingga Buruh Sahabat Jokowi

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up