JawaPos Radar

Elite Nasdem: Tidak Ada Indikasi PKB Tinggalkan Jokowi

06/08/2018, 14:57 WIB | Editor: Kuswandi
Pilpres 2019
Ilustrasi: Perebutan kursi Pilpres 2019 (Koko/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disebut-sebut bakal keluar dari koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) apabila cawapresnya bukan Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Saat dikonfirmasi hal tersebut, Ketua DPP Partai Nasdem Taufik Basari membantah PKB bakal meninggalkan Jokowi.

Kata dia, dalam pertemuan terakhir dengan ketua umum, dan para sekretaris jenderal semua telah sepakat. Siapapun cawapres Jokowi semua partai menerimanya.

"Kita ada kesepakatan bahwa siapapun yang akan menjadi menjadi cawapres kita akan dukung, termasuk PKB," ujar Taufik kepada JawaPos.com, Senin (6/8).

Bahkan sampai saat ini pertemuan pun intens dilakukan para koalisi pendukung Jokowi. Itu dilakukan guna mematangkan strategi Jokowi bisa dipilih dua periode.

Sehingga Taufik tidak yakin bila Cak Imin meninggalkan Jokowi. Pasalnya Cak Imin sudah solid mendukung Jokowi siapapun cawapresnya.

"Jadi kita ini semakin solid dan saya tidak melihat indikasi bahwa PKB meninggalkan koalisi Pak Jokowi," katanya.

Terpisah Wakil Sekretaris Jenderal PKB Daniel Johan membantah bahwa partainya bakal meninggalkan Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.

"Enggak kebayang sama sekali untuk keluar dari koalisi Jokowi," ungkap Daniel.

Terlebih Wakil Ketua ‎Komisi IV DPR ini juga menegaskan PKS tidak akan membentuk poros baru bila Cak Imin tidak menjadi cawapreanya Jokowi.

"Bahkan koalisi sudah membentuk tim pemenangan," pungkasnya.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up