JawaPos Radar

BP Batam Didesak Buat Kolam Retensi

06/08/2018, 14:31 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
BP Batam
Warga Tiban Koperasi, Suprianto ketika memaparkan masalah yang dihadapi warga atas pembangunan yang tidak menyesuaikan lingkungan. (Bobi Bani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sejumlah warga Tiban Koperasi, Kecamatan Sekupang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mendatangi Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam. Mereka menuntut agar kolam retensi yang sebelumnya ditimbun untuk digali kembali. Tujuannya untuk mengatasi banjir yang kerap melanda.

"Kami tidak datang untuk diskusi. Kami di sini menunggu jawaban apakah kolam tersebut akan digali atau tidak," kata salah satu warga Tiban Koperasi, Suprianto di Kantor BP Batam, Senin (6/8).

Suprianto juga melakukan presentasi di hadapan pegawai BP Batam. Dia memaparkan data terkait kolam retensi. Mulai dari awal kolam masih berfungsi normal hingga akhirnya tertutup timbunan tanah akibat pembangunan proyek perumahan.

Upaya BP Batam menyelesaikan banjir dengan melakukan normalisasi saluran irigasi dirasa masih kurang tepat. "Kami akan menunggu kapan BP Batam akan menggali kembali kolam tersebut," tandas Suprianto.

Sementara itu, Staf Khusus Anggota 4 Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Lainnya BP Batam Fredy Tanoto mengatakan, usulan yang dihadirkan warga sah-sah saja. Namun demikian, BP Batam akan tetap melakukan langkah-langkah terkait upaya penyelesaian masalah tersebut.

Usulan warga untuk kembali mengggali kolam retensi bisa saja dilakukan. Jika nantinya pihak-pihak terkait dalam hal ini PT Glory Point selaku pengembang dan BP Batam menyetujui saran warga.

BP Batam segera melakukan pertemuan dengan pihak terkait, dan akan memberitahukan hasilnya kepada warga. "Sore ini kami akan rapat. Besok, akan kami undang warga untuk pemberitahuan ini," ucap Tanoto.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up