JawaPos Radar

Hilang di Pesisir Selatan, 7 ABK KM Arung Samudera Belum Ditemukan

06/08/2018, 00:05 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kapal Tenggelam
ILUSTRASI: Sebuah Kapal Motor (KM) Arung Samudera merek Lambung Mama Muda 04 dilaporkan mengalami kebocoran di kawasan laut Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). (Chusnul Cahyadi/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sebuah Kapal Motor (KM) Arung Samudera merek Lambung Mama Muda 04 dilaporkan mengalami kebocoran di kawasan laut Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). Hingga pencarian Minggu (5/8) sore, tujuh Anak Buah Kapal (ABK) belum diketahui nasibnya.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, KM Arung Samudera membawa 10 ABK. Tiga diantaranya berhasil selamat. Mereka adalah Devi yang ditemukan oleh nelayan kapal pukat cincin Sibolga di perairan Sikakap. Kemudian nahkoda Aziz dan ABK Pi'i ditemukan kapal nelayan bagan Nadia Safitri dalam kedaan selamat. Sedangkan tujuh ABK lainnya belum jelas rimbanya.

Kasi Ops Basarnas Padang, Eddy Herriyadi mengatakan, KM Arung Samudera ini berlayar dari perairan laut Bengkulu hendak menuju Kepulauan Mentawai sejak 2 Agustus 2018. Namun, sampai di kawasan perairan Air Haji, Pesisir Selatan, kapal mengalami kebocoran.

Pencarian Kapal Hilang
APEL: Personel SAR Padang tengah apel guna melakukan pencarian KM Arung Samudera yang dilaporkan mengalami kebocoran di kawasan laut Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (5/8) (Istimewa)

"Pencarian dihentikan sementara waktu. Sebab, menurut BMKG kondisi cuaca tengah dilanda gelombang tinggi. Jadi, rencanaya besok (Senin, 6 Agustus) pencarian dilanjutkan kembali," terang Eddy Herriyadi melalui keterangan tertulis, Minggu (5/8) malam.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Mentawai, Akmal menjelaskan, saat ini, tiga AKB yang ditemukan selamat dalam kondisi terapung di tengah laut, tengah dalam perjalanan menuju dermaga Tua Pejat, Kepulauan Mentawai.

"Akibat kebocoran itu kita belum tahu. Bangkai kapal juga belum ditemukan. Apakah tenggelam atau apa, kita belum tau. Yang jelas, baru satu nahkoda dan dua ABK yang selamat," jelasnya.

Tujuh ABK kapal yang belum ditemukan itu masing-masing bernama Niko, Okta, Kodak, Alor, Siad, Aldo dan Dian. Rencananya, proses pencarian dilanjutkan besok pagi dengan melibatkan Kala SAR Yudistira.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up