JawaPos Radar

Tak Terima Ditegur, Driver Taksi Online Nyaris Keroyok Pemilik Kafe

06/08/2018, 03:10 WIB | Editor: Estu Suryowati
Tak Terima Ditegur, Driver Taksi Online Nyaris Keroyok Pemilik Kafe
RICUH. Para sopir taksi online dan pemilik kafe tengah berseteru, Sabtu (4/8). (Polisi for Rakyat Kalbar/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Seorang pemilik resto bernama Rolly nyaris dikeroyok mitra (driver) taksi online di depan tempat usahanya, RB Resto & Cafe, pada Sabtu (4/8) sekitar pukul 17.30 Wib. Hal ini dibenarkan oleh Abin, karyawan RB Resto & Cafe.


"Awalnya bos saya melihat ada sekitar lima mobil (taksi online) parkir di depan kafe. Bos pun merasa risih dengan banyaknya mobil itu, lalu turun dan menanyakan siapa pemilik mobil tersebut," cerita Abin, saksi mata yang mengetahui persis kejadian itu saat dikutip Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Senin (6/8).


Tak lama berselang, lanjutnya, para driver mendatangi Rolly. Mereka menanyakan mengenai alasan mencari pemilik lima mobil itu.

Tak Terima Ditegur, Driver Taksi Online Nyaris Keroyok Pemilik Kafe
MEDIASI. Kedua belah pihak antara pemilik kafe dan driver taksi online dimediasi di Mapolsek Pontianak Kota, Sabtu (4/8) malam. (Rossi Yulizar for Rakyat Kalbar/Jawa Pos Group)

Kala itu, kata Abin, bosnya bilang kepada para driver agar tidak memarkirkan mobil sembarangan di depan kafenya. Apalagi para pemilik mobil itu malah singgah ke kafe di seberang jalan. Bukan di kafe Rolly.

Rolly, sambung Abin, juga sempat mengatakan kepada para pemilik mobil bahwa hal ini bukan sekali dua kali terjadi. Namun sudah berulang kali.

"Nah, setelah itu sopir-sopir pergi. Tapi tak lama, mereka datang lagi tapi bukan orang yang pertama, ini orang lain. Mereka pun tanya, 'Ada apa cari-cari kami'. Bos pun bilang, jangan parkir di depan kafenya, nanti mengganggu konsumen di kafenya dan menghalangi jalan," beber Abin.


Untuk memastikan lahan parkir depan kafenya tidak dipakai para driver taksi online, Rolly pun menaruh kursi. "Bos sempat menaruh kursi di jalan biar mobil lain nggak parkir di situ. Rupanya ini orang tersinggung. Kursi pun dihempasnya," lanjut Abin.


Hal itu segera mengundang perhatian beberapa sopir taksi online lainnya yang tengah nongkrong di kafe depan lokasi kejadian. Perdebatan sengit pun terjadi.

Bahkan, kata Abin, bosnya hampir dipukul oleh salah satu oknum sopir. Beruntung, salah satu warga yang mengaku sebagai Ketua RW daerah tersebut segera melerai.


"Yang mengaku Ketua RW ini yang kemudian memberi jalan tengah supaya kejadian ini diselesaikan. Walau begitu, istri bos sudah lapor polisi karena melihat bos mau dikeroyok," kata Abin.


Dia menambahkan, dirinya juga kesal dengan banyaknya mobil yang bukan pengunjung tapi parkir di depan kafe. "Namanya juga jualan. Kalau orang cuma manfaatkan tempat kita untuk parkir saja, tapi nggak singgah ke sini, ya kita pun risih juga," ujar Abin setengah kesal.


Saksi lainnya, Wina, juga mengiyakan bahwa terjadi perdebatan sengit di depan RB Resto & Cafe. Namun secara detail, Wina mengaku tidak mengetahui. Karena, saat kejadian ia tak berani mendekat. Ia mengaku takut.


"Saya sembunyi di dalam, takut untuk keluar. Tapi memang ada yang bertengkar dan mengucapkan kata-kata 'tersinggung' dan lain-lain. Saya juga sempat mendengar bentakan keras," cerita Wina.


Ia membenarkan bahwa banyak mobil taksi online yang sering parkir di jalan depan Gang Permata Ampera. Sebab biasanya para sopir tidak mendapat tempat untuk parkir. Terutama bila mereka ingin singgah ke kafe di seberang Gang Permata Ampera.

"Jalan sini memang kecil, makanya banyak yang cari tempat parkir lain, terutama ke sini," pungkas Wina.


Sementara itu, kejadian ini juga sempat viral di media sosial. Seorang pengguna akun atas nama Ike Syamma' Alqadrie membuat postingan di salah satu grup facebook Pontianak Informasi.


Postingan ramai ditanggapi netizen. Baik warga umum maupun driver taksi online itu sendiri.

(jpg/est/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up