JawaPos Radar

Kecelakaan Beruntun

Sempat Sembunyi di Masjid, Sopir Bus Beauty Smile Akhirnya Ditahan

05/08/2018, 21:56 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kecelakaan Bus
REM BLONG: Bus Pariwisata yang mengalami kecelakaan di Jalan Ir Soekarno, Mojorejo, Junrejo, Kota Batu, Minggu (5/8) sore. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Jajaran kepolisian setempat masih mendalami penyebab kecelakaan beruntun Bus Pariwisata Beauty Smile di Jalan Ir Soekarno, Junrejo, Kota Batu pada Minggu (5/8) sore. Meski tidak ada korban jiwa, namun dugaan kuat kecelakaan terjadi akibat rem blong.

Sejauh ini, taksiran kerugian akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan 12 mobil, 2 rumah dan 1 sepeda motor tersebut menimbulkan kerugian sekitar Rp 100 juta.

Kanit Laka Polres Batu, Ipda Anton Hendry mengatakan, kronologis peristiwa itu bermula ketika bus pariwisata tersebut melaju dari arah Batu menuju ke arah Timur. Tidak lama berselang, diduga bis mengalami rem blong, akibatnya bis menabrak kendaraan yang berada di depannya.

Kecelakaan Beruntun
REMUK: Salah satu mobil korban kecelakaan beruntun bus pariwisata yang terjadi di Jalan Ir Soekarno, Junrejo, Kota Batu, Minggu (5/8) sore. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)

"Lebih kurang sekitar 11 kendaraan yang mengalami kerusakan materiil," ujarnya. Anton mengatakan, tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. Beberapa penumpang hanya mengalami luka ringan, dan lecet-lecet akibat terkena pecahan kaca.

"Yang parah sampai patah tulang maupun meninggal dunia tidak ada. Yang dilarikan ke rumah sakit (juga) tidak ada," terangnya. 

Anton menerangkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut, warga mendengar suara klakson bis. "Warga dengar klakson. Mungkin karena sopir panik dan berusaha untuk mengurangi terjadinya kecelakaan dengan kendaraan lain. Namun karena laju kendaraan yang tanpa rem, bisa jadi supir panik dan lakukan upaya (menabrak mobil didepannya)," terangnya.

Anton mengatakan, saat itu bus tersebut mengangkut penumpang dengan jumlah sekitar 40-50 orang. Setelah kejadian itu, penumpang sebagian besar sudah dievakuasi dengan kendaraan bus rombongan yang lain. "Rombongan lebih dari satu bis," imbuhnya.

Meskipun tidak ada korban jiwa, Anton mengungkapkan jika kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp 100 juta. 

Sementara untuk sopir bis, Anton menyampaikan jika saat ini sopir sudah diamankan ke mako polres guna dimintai pertanggung jawaban atas bisnya yang diduga mengalami rem blong. "Tadi sempat diamankan petugas karena ketakutan di massa," terangnya.

"Sopir sembunyi di salah satu masjid. Kemudian kami minta kernet untuk dihubungi. Selanjutnya diberitahu kalau di masjid bawah kemudian kami amankan dari amukan warga," pungkasnya.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up