JawaPos Radar

Torch Relay Asian Games di Jakarta Selatan, Ini Persiapan dan Rutenya

06/08/2018, 16:46 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Torch Relay Asian Games di Jakarta Selatan, Ini Persiapan dan Rutenya
Ilustrasi. (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pembukaan Asian Games 2018 sudah di depan mata. Sebelum perhelatan olahraga terbesar se-Asia itu digelar, akan dilaksanakan kirab obor atau torch relay di wilayah kota Jakarta Selatan pada 15 Agustus mendatang.

Panitia Torch Relay Jakarta Selatan Bambang Eko mengatakan, saat ini Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan beautifikasi terutama di lintasan torch relay. Hal itu bertujuan agar masyarakat dapat menikmati keindahan obor yang nantinya akan dibawa oleh atlet dan beberapa tokoh atau publik figur.

“Perbaikan lintasan torch relay. Beautifikasinya. Merapikan dan mempercantik (lintasan),” ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (5/8).

Pekerjaan tersebut meliputi penataan trotoar, saluran air, sarana jalan, revitalisasi atau pemasangan penerangan jalan, penataan dan penambahan tanaman di sisi jalan atau taman, sampah dan kebersihan lingkungan, pembersihan coret-coretan, parkir liar dan angkot ngetem, serta penataan jaringan utilitas.

“Proyek trotoar dan saluran dirapikan. Jalur hijau ditata, dibikin cantik. Termasuk venue,” sebut Bambang.

Sebagai informasi, torch relay akan berlangsung di Jakarta Selatan sepanjang 10 kilometer. Hal itu sesuai dengan Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta 64/2018 tentang partisipasi untuk menyukseskan dan memeriahkan Asian Games 2018.

Sebanyak 20 pos akan dilewati para pembawa obor. Dimulai dari Jalan Rawa Bambu Pasar Minggu, Jalan Raya Ragunan, Jalan Warung Jati Barat, Taman Margasatwa Ragunan, Jalan Raya Cilandak KKO, Jalan Ampera Raya.

Setibanya di Jalan Ampera Raya, obor Asian Games akan dibawa ke Balai Kota DKI Jakarta. Torch relay akan melewati Jalan Pejaten Barat 21, Warung Jati Barat, Mampang Prapatan, Rasuna Said, Cokroaminoto, Sutan Syahrir, Teuku Umar, Cut Mutia, Menteng Raya, Ridwan Rais, dan Medan Merdeka Selatan.

Adapun sepuluh pembawa obor yang diusulkan, di antaranya Ade Novriza (atlet nasional taekwondo), Kusdiana Adi (layar), Rudi Hartono (bulutangkis), Anindya Bakrie (pengusaha), Juana Wangsa Putri (taekwondo), Nunung Jayadi (atletik), Christian Hadinata (bulutangkis), Shenny Ratna Amelia (loncat indah), Anjasmara Prasetya (publik figur), dan Dr. Cindiawaty Josito (dokter spesialis gizi).

Untuk mengamankan lalu lintas di kawasan tersebut, Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Kota Administrasi Jakarta Selatan akan mengerahkan 150 personel pada 15 Agustus 2018 mendatang.

Kepala Sudinhub Jakarta Selatan Christianto menjelaskan ratusan personel akan disiagakan di beberapa titik untuk mengatur lalu lintas. Sebab, pada pelaksanaannya akan dilakukan sistem buka-tutup jalan selama kegiatan tersebut berlangsung.

Tidak hanya itu, Chris pun menyatakan bahwa Dishub telah menggandeng pihak Kepolisian dalam menjalankan tugasnya. Dengan harapan, pelaksanaan dapat berlangsung lancar dan tanpa hambatan yang berarti.

"Kami akan kerahkan 150 personel, tapi masih ada bantuan dari Kepolisian juga karena akan ada buka tutup jalan," tutur Christianto lewat pesan singkat, Sabtu (4/8).

Menurutnya, petugas pun telah disiagakan di titik-titik persimpangan untuk menjaga kendaraan tidak masuk saat prosesi Torch Relay atau kirab obor berlangsung. "Penjagaannya seperti saat Car Free Day, semua jenis kendaraan dilarang masuk saat kirab obor berlangsung. Setelah pelari melintas jalan akan dibuka kembali," terangnya.

(rgm/yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up