JawaPos Radar

Survei RTK, Jokowi dan AHY Jadi Top Of Mind Masyarakat Indonesia

05/08/2018, 21:00 WIB | Editor: Estu Suryowati
Survei RTK, Jokowi dan AHY Jadi Top Of Mind Masyarakat Indonesia
Berdasarkan survei RTK, Joko Widodo menjadi top of mind masyarakat Indonesia untuk sosok capres. Sedangkan AHY menjadi top of mind untuk sosok cawapres. (dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Memasuki hari kedua pendaftaran capres dan cawapres oleh KPU, Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menjadi figur yang dinilai tepat dalam memimpin Indonesia. Sementara itu, Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi cawapres yang paling favorit.

Direktur Riset Roda Tiga Konsultan (RTK) Rikola Fedri mengungkapkan, dalam pernyataan terbuka alias top of mind mengenai siapa calon presiden yang dipilih, nama Jokowi masih menempati posisi teratas dengan perolehan 42,5 persen suara. Disusul oleh rivalnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan 21,3 persen.

Sementara itu, nama-nama lainnya masih jauh tertinggal dengan perolehan di bawah 4 persen. Di antaranya, AHY (3,1 persen), Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (1,8 persen) dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (1,6 persen), serta nama-nama lainnya yang di bawah 1 persen. Sedangkan yang masih belum menentukan pilihan sebesar 26,1 persen.

"Tren elektabilitas Jokowi mengalami kenaikan dari September 2017 sebesar 29,8 persen menjadi 42,5 persen. Sementara Prabowo naik dari 17,4 persen menjadi 21,4 persen suara," kata Rikola di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (5/8).

Di sisi lain, dalam pertanyaan top of mind (terbuka) cawapres yang dinilai paling pantas menjadi wakil presiden, nama AHY masih menjadi favorit dengan perolehan 9,8 persen. Menyusul di belakangnya ada Jusuf Kalla (JK) 9,3 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar 5,3 persen.

Selanjutnya, ada nama Gatot Nurmantyo sebesar 4,6 persen, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD (3,4 persen) dan Cak Imin sebesar 2,2 persen. Sedangkan nama-nama lainnya masih di bawah 2 persen. Sementara itu yang tidak menjawab sebesar 51,3 persen.

"Jika diberikan pilihan 20 nama untuk wakil presiden, AHY juga berada di posisi tertinggi yatu dengan 21,4 persen naik dari 18 persen pada survei April 2018 lalu. Kemudian nama Anies Baswedan dari 8,3 persen naik menjadi 9,7 persen. Sedangkan, Gatot Nurmantyo di angka 8,2 persen yang turun dari 14 persen apda survei bulan April 2018," pungkasnya.

Sebagai informasi, survei ini menggunakan metodologi stratified systemic random sampling dan melibatkan sebanyak 1.610 responden. Sementara itu, margin of error berada di level 2,5 persen dan quality control 20 persen. Survei dimulai sejak 23 Juli hingga 1 Agustus 2018.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up