JawaPos Radar

Larangan Penggunaan Cadar Jadi Bumerang di Denmark

06/08/2018, 04:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
larang gunakan cadar
Disahkannya larangan menggunakan cadar sebagai undang-undang kemudian memicu protes warga tentang solidaritas. Tak peduli Muslim atau non-Muslim mulai berunjuk rasa atas larangan tersebut yang dinilai melanggar HAM setiap perempuan (The Atlantic)
Share this

JawaPos.com - Setelah mengikuti jejak Prancis dan beberapa negara Uni Eropa lainnya soal larangan mengenakan cadar. Denmark mulai memberlakukan larangan bagi perempuan mengenakan cadar mulai Rabu, (1/8).

Setelah Prancis, Belgia, Belanda, Bulgaria, dan Austria, kini giliran Denmark melancarkan peraturan serupa lengkap dengan denda bagi mereka yang melanggar. Bahkan Australia dan Quebec turut memberlakukan larangan serupa.

Awalnya, para politisi mengusulkan untuk melarang pemakaian cadar di muka umum. Mereka berpendapat bahwa larangan penggunaan cadar akan mempromosikan integrasi, menjaga keamanan publik.

Mengenakan cadar tidak konsisten dengan nilai-nilai nasional seperti kesetaraan jender. Namun hal tersebut menjadi perdebatan dan akhirnya larangan memakai cadar disahkan menjadi undang-undang.

Disahkannya larangan menggunakan cadar sebagai undang-undang kemudian memicu protes warga tentang solidaritas. Tak peduli Muslim atau non-Muslim mulai berunjuk rasa atas larangan tersebut yang dinilai melanggar HAM setiap perempuan yang telah memilih cara berpakaiannya sendiri.

Seiring waktu, laporan menunjukkan bahwa diskriminasi terhadap Muslim meningkat di Denmark. Banyak perempuan Muslim yang tetap berpegang teguh pada identitas agama mereka. Sebagian dari mereka turun ke jalan dan melakukan aksi protes sementara sebagian lainnya memilih menetap di rumah.

Larangan menggunakan cadar dimaksudkan sebagai promosi kesetaraan jender. Namun, nampaknya hal itu malah menjadi bumerang bagi Denmark.

Seperti dilnsir The Atlantic, Denmark sejauh ini telah mengikuti perkembangan mengenai larangan mengenakan cadar. Sembilan tahun lalu, Partai Rakyat Denmark bahkan menyerukan larangan untuk mengenakan cadar di depan umum untuk pertama kalinya.

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up