JawaPos Radar

Selain di Tegal, Penangkapan Terduga Teroris Juga Terjadi di Semarang

05/08/2018, 15:07 WIB | Editor: Budi Warsito
Selain di Tegal, Penangkapan Terduga Teroris Juga Terjadi di Semarang
Rumah terduga teroris yang berlokasi di RT 6 RW 5 Kelurahan, Manyaran, Kota Semarang. (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Penangkapan terduga teroris tak hanya terjadi di Tegal, tapi juga terjadi di Semarang, Jawa Tengah. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (4/8) kemarin ini, juga disertai penggeledahan terhadap rumah yang bersangkutan di RT 6 RW 5 Kelurahan Manyaran.

Hal itu dibeberkan oleh Ketua RT setempat, Ahmad Nurhadi. Ia membenarkan ada salah satu warganya yang dibekuk anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri, yakni atas nama Angga Irawan, 35.

Menurut Ahmad, Angga ditangkap kemarin pagi sekitar pukul 09.00 WIB. "Di jalan penangkapannya. Sorenya, baru rumahnya digeledah," katanya saat dijumpai di rumahnya, di Semarang, Minggu (5/8).

Penggeledahan melibatkan anggota kepolisian berpakaian preman itu. Namun menurut Ahmad, hal itu sempat ditolak oleh istri Angga, Nur Khasanah. Sesuai penuturannya, sang istri belum mengetahui perihal penangkapan suaminya pada saat itu.

"Sama saya ke sananya. Saya ketok pintunya, Pak Polisi menunjukan surat, bahwa mau ambil sesuatu, tapi istrinya awalnya keberatan," terangnya lagi.

Negosiasi pun kemudian berlangsung dan akhirnya anggota kepolisian tadi diperbolehkan masuk ke rumah Angga. Selang satu jam, mereka keluar membawa sejumlah barang bukti macam satu unit ponsel dan bebarapa buah buku.

"Istrinya kembali menolak saat diminta tandatangan surat bukti penggeledahan dari pak polisi. Tapi setelah diberitahu bagaimananya, dia baru tandatangan," cetusnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, penangkapan beberapa orang terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Tauhid (JAD) terjadi di Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal oleh Densus 88, kemarin Sabtu (5/8).

Kapolda Jawa Tengah saat dikonfirmasi pun membenarkan, dan menginfokan bahwa penangkapan juga terjadi di Semarang.  Pascapenangkapan hingga saat ini, keberadaan para terduga teroris itu masih belum diketahui. Begitupun keterlibatan kasus mereka. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng pun belum merespon saat dihubungi.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up