JawaPos Radar

SBY Turun Gunung di Pilpres, Nasdem Sindir Kekalahan AHY

05/08/2018, 12:09 WIB | Editor: Imam Solehudin
SBY
SBY saat berkunjung ke kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta, Senin (30/7). Partai Nasdem tak khawatir dengan turun gunungnya SBY di Pilpres 2019, jika berkaca hasil Pilgub DKI Jakarta. (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Turun gunungnya Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ditanggapi santai kubu koalisi partai Joko Widodo. Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Willy Aditya mengatakan, jika berkaca Pilgub DKI Jakarta, pengaruh SBY tak terlalu signifikan.

Willy menilai saat ini seluruh masyarakat Indonesia mengetahui track record SBY di kancah politik nasional. Buktinya, kata dia, presiden ke-6 RI itu juga telah turun gunung di Pilkada DKI Jakarta 2017, namun tetap kalah.

"Dalam pilkada DKI dia juga turun tapi kita sama-sama bisa baca. Publik mencatat, mendengar dan menyimak secara bersama bagaimana sepak terjang pak SBY dalam kancah perpolitikan Indonesia," kata Willy kepada JawaPos.com, Minggu (5/8).

Di sisi lain, kata Willy, SBY disebutnya sebagai figur yang selalu lebih mengedepankan kepentingan keluarga. Masyarakat sudah cermat melihat mana sosok yang lebih mementingkan kepentingan publik.

"Semua orang tahu SBY lakunya seperti apa, hanya lebih mengedepankan kepentingan untuk memasukan AHY," ungkapnya.

Meski demikian, dia menghormati sikap SBY yang telah memutuskan turun gunung memenangkan paslon yang diusungnya di pilpres mendatang. Namun, Willy membantah jika koalisi Jokowi khawatir dengan SBY efek pada kontestasi lima tahunan itu.

"Kenapa harus khawatir, ini pertarungan figuritas, antara Jokowi vs Prabowo. Kalau misalkan ada SBY disana ya kita hormati, kita bertarung secara terbuka, sehat, secara fair. Mari kita berlaga," pungkasnya.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up