JawaPos Radar

Kader PDIP Ini Diganjar Penghargaan Sebagai 10 Anak Muda Luar Biasa

05/08/2018, 11:16 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Charles PDIP
Politisi PDI Perjuangan Charles Honoris (kiri) saat menerima sebagai 'Ten Outstanding Young Persons (TOYP) 2018’. Penghargaan ini diberikan kepada anak-anak muda yang dinilai luar biasa. (Ist/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Junior Chamber International (JCI) menganugerahi Politisi PDI Perjuangan Charles Honoris sebagai 'Ten Outstanding Young Persons (TOYP) 2018’. Penghargaan ini diberikan kepada anak-anak muda yang dinilai luar biasa.

JCI merupakan organisasi non-profit dan non-pemerintah yang terafilisasi dengan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) dan memiliki jaringan di 124 negara, termasuk Indonesia.

Dalam penyerahan penghargaan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Sabtu (5/8) malam, Charles memenangi kategori, Political, Legal, and Governmental Affairs. Di tahun sebelumnya, pemenang untuk kategori ini adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Presiden Nasional JCI Indonesia Zulfikar Priyatna menjelaskan, TOYP 2018 adalah penghargaan untuk 10 anak muda Indonesia berusia 18-40 tahun, yang meraih pencapaian dan prestasi gemilang dalam sejumlah bidang.

“Selain itu mereka juga sangat berpotensi untuk mencapai level internasional,” ujar Zulfikar dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com.

Sementara itu, Charles sebagai penerima penghargaan mengungkakan, rasa terima kasih kepada banyak pihak yang mendukung kariernya di dunia politik selama ini.

“Tidak ada kata yang lebih baik selain ucapan terima kasish sebesar-besarnya bagi yang telah mendukung. Ini sangat luar biasa,” katanya.

Dalam kesempatan itu, legislator yang masih berusia 34 tahun ini mengajak para hadirin untuk berefleksi sejenak pada nilai-nilai Pancasila yang telah dicetuskan Bung Karno pada 1 Juni 1945.

Karena, lanjutnya, Indonesia tidak bisa seperti sekarang ini, jika tanpa pancasila yang telah menyatukan dan merekatkan rakyat Indonesia dari beragam latar bekalang.

"Pancasila juga yang memberi kesempatan saya dan anak bangsa lain untuk sama-sama bergotong royong kerja bersama mewujudkan cita-cita Trisakti Bung Karno. Berdaulat secara politik, beridikari secara ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya,” ujar Charles disambut tepuk tangan para hadirin.

Charles juga mengatakan, meningkatnya politik identitas dan intoleransi belakangan ini adalah tanggung jawab semua anak bangsa untuk terus menjaga kebhinekaan.

“Pancasila harus terus kita pertahankan sebagai ideologi negara. Pancasila harus jadi bintang penuntun bagi Indonesia Raya,” kata anggota Komisi I DPR ini.

Diketyahui, selain Charles, ada 9 anak muda Indonesia lain yang meraih penghargaan yakni: Nadiem Makarim (Scientific and/or Technological Development), Inayah Wahid (Moral and/or Enviromental Leadership), Rina Sa’adah (Cultural Achievement), Michael Ginarto (Business, Economic and/or Entrepreneurial Accomplishment).

Ada juga Merry Riana (Academic Leadership and/or Accomplishment), Michelle Christina (Contribution to Children, World Peace and/or Human Rights), Abraham Sridjaja (Humanitarian and/or Voluntary Leadership), Kevin Raharjo (Personal improvement and/or Accomplishment) dan Gede Yuda Sugiarta (Medical Innovation).

(dms/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up