JawaPos Radar

Koalisi Jokowi Beberkan Nawa Cita Terkendala Program SBY

05/08/2018, 00:10 WIB | Editor: Kuswandi
Sekjen Parpol Pendukung Jokowi
Sembilan sekretaris jenderal partai pendukung Joko Widodo (Jokowi) usai rampung melakukan pertemuan guna menyepakati hasil susunan tim pemenangan, Sabtu (4/8) malam (Gunawan Wibisono/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sembilan sekretaris jenderal partai pendukung koalisi Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan membahas berbagai hal perihal pemenangan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut dalam Pilpres 2019 mendatang.  Dalam pertemuan tersebut, salah satu yang dibahas adalah pembentukan Nawa Cita jilid dua.

Pembentukan Nawa Cita itu berkaitan dengan visi Indonesia ke depan hingga 2045. Sehingga bisa berkesinambungan dengan visi misi Jokowi yang bakal diusung di 2019.

"Sehingga ini menjadi satu napas yang diciptakan Jokowi. Karena kami berbicara tentang visi ke depan 2045 sehingga satu napas dengan Nawa Cita jilid pertama," ujar Hasto saat jumpa pers di Gedung Joang, Jakarta, Sabtu (4/8).

Hasto mengakui pemerintahan Joko‎wi saat ini kesulitan menjalankan program Nawa Cita jilid pertama. Itu dikarenakan masih tersandera dengan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di era Presiden Indonesia keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Karena sejatinya di 2014 kemarin, Jokowi hanya melanjutkan program yang dilakukan oleh Ketua Umum Partai Demokrat ini.

"Disampaikan kesulitan juga kesulitan-kesulitan Jokowi, misalnya visi misi dengan Nawa Cita yang ternyata masih disusun waktu pemerintahan SBY," katanya.

Terpisah Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan Nawa Cita jilid dua pada intinya hampir sama dengan yang jilid pertama. Seperti melanjutkan program pembangunan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

"Notabenenya hampir sama karena kami mengevaluasi dari program lalu, yang kemudian ada progres ke depan dalam hal-hal baru," pungkasnya.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up