JawaPos Radar

Jika Cak Imin Tak Jadi Cawapres Jokowi, Ini Langkah Kiai Nusantara

05/08/2018, 00:40 WIB | Editor: Kuswandi
Kiai Nusantara
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), K.H. Saiq Aqil Siroj saat berbincang dengan perwakilan puluhan Kiai Nusantara Sabtu Malam (4/8). (Sabik/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sebanyak 50 Kiai Nusantara telah sepakat mendukung Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) untuk berpasangan dengan Joko Widodo (Jokowi). Namun meski aspirasi ini terbilang besar karena mewakili banyak kalangan santri dan ulama di daerah, tidak menjadi garansi keinginannya akan terwujud.

Menanggapi itu, juru bicara Kiai Nusantara KH Anwar Iskandar mengatakan, jika nantinya Cak Imin tidak ditunjuk sebagai Cawapres oleh Jokowi, maka mereka akan segera menggelar musyawarah kembali untuk memutuskan arah ke depannya.

"Jadi dalam waktu secepatnya saya akan melaporkan kembali kepada kepala Kiai. Dan Kiai juga akan secepatnya untuk segera musyawarah menentukan seperti apa langkah berikutnya," ujar Anwar di kantor PBNU Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu Malam (4/8).

Sementara itu lanjut Anwar, para Kiai Nusantara tetap berpegangan bahwa kekuatan nasionalis dan religius harus tetap seimbang di Pilpres 2019. Sebab kedua faktor ini merupakan penopang keberlangsungan kehidupan negara.

"Jelas narasinya adalah Indonesia mesti dijaga bersama antara kekuatan nasionalis dan religius. Dan kita-kita ini adalah kekuatan religius yang menyangga bersama terhadap keutuhan Negara Republik Indonesia bersama kaum nasionalis," tegasnya.

Di sisi lain Anwar menjelaskan, saat ini Indonesia tengah diserang oleh beberapa ancaman. Seperti maraknya radikalisme yang mengatas namakan agama, maupun liberalisme.

Situasi inilah yang membuat para Kiai Nusantara dianggap perlu menyampaikan aspirasinya. Sebab telah menyangkut keberlangsungan bangsa ini.

"Tentu Kiai-Kiai tidak tinggal diam kalau udah bicara keselamatan negara kesatuan Republik Indonesia," tandasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up