JawaPos Radar

Parpol Koalisi Sepakati Pembentukan Tim Pemenangan

05/08/2018, 00:05 WIB | Editor: Kuswandi
Sekjen Parpol Pendukung Jokowi
Sembilan sekretaris jenderal partai pendukung Joko Widodo (Jokowi) usai rampung melakukan pertemuan guna menyepakati hasil susunan tim pemenangan, Sabtu (4/8) malam (Gunawan Wibisono/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sembilan sekretaris jenderal partai pendukung Joko Widodo (Jokowi) rampung melakukan pertemuan guna menyepakati hasil susunan tim pemenangan. Sekretaris Jendral PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, dirinya bersama sembilan koleganya telah menyepati pembentukan tim sukses Jokowi di Pilpres 2019.

"Jadi kita tadi efektif membahas secara bersama-sama terkait struktur dari tim kampanye diselesaikan dan sudah disepakati bersama," ujar Hasto saat konferensi pers di Gedung Joang, Jakarta, Sabtu (4/8) malam.

Jokowi
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers (Dok.JawaPos.com)

Dalam tim ‎pemenangan itu dikatakan Hasto, terdapat dewan pengarah yang sejajar dengan para ketua umum partai politik pengusung. Bahkan dalam tim pemenangan itu nantinya bakal diisi oleh tokoh-tokoh nasional di luar partai politik.

"Nanti ada ketua tim kampanye nasional yang akan ditunjuk oleh paslon, ada tim ahli, kemudian sekretaris tim kampanye nasional," katanya.

Masyarakat juga tidak perlu ragu dengan tim pemenangan tersebut. Pasalnya tim tersebut sangat transrapan dalam pengelolaan keuangan dan dana kampanye.

Lebih lanjut dalam tim pemenangan itu juga terdapat sepuluh direktorat yang pembagian tugasnya berbeda-beda. Sehingga nantinya mereka bisa membantu memenangkan Jokowi di kampanye Pilpres.

"Dengan demikian tim kampanye itu strukturnya sudah solid dan koordinatif," tuturnya.

Hasto menambahkan, pada Senin 6 Agustus mendatang masing-masing sekretaris jenderal partai pendukung Jokowi harus mengumpulkan nama-nama kadernya. Hal itu dilakukan untuk diusulkan masuk dalam tim pemenangan tersebut.

Adapun sembilan sekretaris jenderal yang hadir antara lain, Hasto Kristiyanto (PDIP), Abdul Kadir Karding (PKB), Frederich Lodewijk Paulus (Golkar), Arsul Sani (PPP), Johnny G Plate (Partai Nasdem), Herry Lontung Siregar (Hanura), Raja Juli Antoni (PSI), Ahmad Rofiq (Perindo), dan Verry Surya Hendrawan (PKPI)‎.‎

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up