JawaPos Radar

Ini Penjelasan Politikus Gerindra Soal Kapal Miliknya yang Terbakar

04/08/2018, 19:58 WIB | Editor: Kuswandi
Bambang Haryo Soekartono
Anggota Komisi V DPR, Bambang ‎Haryo Soekartono (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - ‎Kapal penumpang KM Satya Kencana IX mengalami insiden terbakar. Kapal yang ‎berangkat dari Surabaya tujuan Banjarmasin ‎mengalami terbakar di sekitar 54 mil barat daya Tanjung Selatan, Laut Jawa, Sabtu (4/8) pagi.

Pemilik KM Satya Kencana IX yang juga Anggota Komisi V DPR, Bambang ‎Haryo Soekartono mengatakan kecelakan kapal itu ia duga karena musibah saja.

Sebab ‎semua alat keselamatan dan perlengkapan kapal sudah sesuai dengan standar menajemen operasi. Terlebih itu adalah kapal baru yang dibeli pada tahun 2017 lalu.

‎"Itu kapal baru, teknologinya termasuk yang paling baru, permesinannya dan peralatan keselamatannya sangat bagus, itu juga salah satu kapal yang menyukseskan angkutan lebaran," ujar Bambang kepada JawaPos.com, Sabtu (4/8).

Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini mengaku kapal miliknya itu juga berkali-kali menyabet penghargaan dari luar negeri. Misalnya Inggris dan Jerman soal kenyamanan dan keselamatan kapal itu.

"Tahun ini saya sudah lima penghargaan, ini terakhir kemarin dapat penghargaan dari pemerintah sebagai pemasalahan yang berhubungan dengan keselamata‎n," katanya.

Bahkan nahkoda kapalnya juga sangat profesional, sudah memiliki lisensi dan mendapatkan penghargaan juga. Bahkan dia mendapat informasi sang nahkoda tidak meninggalkan penumpang pada saat kapal miliknya terbakar.

Nahkoda baru meninggalkan kapal setelah semua penumpang sudah dievakusi untuk mendapatkan keselamatan. "Jadi ini merupakan profesionalisme yang bagus," ungkapnya.

Bambang menduga terbakar kapal miliknya itu bukan karena kesalahan prosedur. Karena alat keselamatan, permesinannya sangatlah bagus.

Dia menduga ada penumpang yang tidak sengaja membawa korek api atau membawa barang mudah terbakar yang lolos dalam pemeriksaan x ray. Atau juga kendaraan pribadi milik penumpang tidak d‎ilakukan pengecekan secara benar.

"Karana yang di x ray kan hanya orangnya, barang yang ada di dalam kendaraan kan tidak," tuturnya.

Namun demikian sampai saat ini dia masih menunggu penjelasan resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), terkait apa penyebab terjadinya kebakaran kapal miliknya.

"Tentu seperti itu lebih detailnya kita menunggu hasil dari pada KNKT," pungkasnya.

‎Sebelumnya, Kapal penumpang KM Satya Kencana IX yang berangkat dari Surabaya tujuan Banjarmasin terbakar hebat di sekitar 54 mil barat daya Tanjung Selatan, Laut Jawa, Sabtu (4/8) pagi. Kapal ini membawa sebanyak 250 penumpang.

Informasi terbakarnya kapal penumpang ini baru diketahui Kantor SAR Banjarmasin baru pukul 09.30 Wita dari KSOP Banjarmasin.

Adapun semua penumpang yang berjumlah 250 orang berhasil dilakukan evakuasi dari terbakarnya KM Satya Kencana IX. 

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up