JawaPos Radar

Terduga Teroris di Lawang Terkait Bom Bangil

04/08/2018, 14:42 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Teroris
ILUSTRASI: Penggeledahan rumah terduga teroris. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap terduga teroris di Kalibiru, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim). Yang bersangkutan diduga terkait dengan ledakan bom di Bangil, Pasuruan, Kamis (5/7) lalu.

Hal itu seperti disampaikan Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung. "Pelaku bom Bangil. Untuk lebih lanjut, silakan koordinasi dengan Mabes Polri atau Densus 88 ya," saran Ujung, Sabtu (4/8).

Sebelumnya diberitakan, bom meledak di Bangil akibat human eror. Ledakan terjadi di sebuah rumah yang dihuni pria berinisial ABD. Usai meledak dan serpihan bom paku melukai anaknya, ABD kabur. Dia sempat ditembak warga dengan senapan yang biasa digunakan berburu babi hutan.

Berdasar informasi yang terkumpul, Abd diketahui lahir di Aceh. Alamat tempat tinggalnya di Pandeglang, Banten. Sedangkan istrinya yang berinisial DR, lahir di Sidoarjo. Keduanya tinggal bersama anaknya yang masih berusia 6 tahun.

Ledakan pertama di rumah keluarga itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Bom paku tersebut memiliki daya ledak rendah atau low explosive, menyerupai bom ikan alias bondet.

Mendengar suara ledakan, tetangga ABD mendatangi rumah itu. Warga mengira suara ledakan berasal dari tabung elpiji. Tak lama setelah warga datang, terdengar suara tangisan anak perempuan.

Setelah makin banyak warga yang datang, yang bersangkutan malah masuk lagi. Kemudian terdengar bunyi ledakan. Warga bersama polisi kemudian berusaha mengamankan ABD. Namun dia justru kabur dengan motor.

Sementara terkait penangkapan terduga teroris di Lawang, JawaPos.com belum mendapatkan keterangan dari Mabes Polri. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto ketika dihubungi tidak mengangkat telpon. Pesan WhatsApp yang dikirim juga tidak dijawab.Begitu juga dengan Karopenmas Div Humas Mabes Polri, Brigjen Pol M Iqbal yang tidak membalas dan mengangkat telepon.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up