JawaPos Radar

Pilpres 2019 yang Sibuk Habib dan Taipan, Pendiri PAN Enggak Happy

04/08/2018, 14:05 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Pilpres 2019
Pemuka Agama dan Taipan yang mendadak sibuk jelang pilpres 2019 dnilai akan berdampak buruk demokrasi di negeri ini. (Kokoh/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sistem demokrasi di Indonesia perlahan mulai mengalami perubahan. Saat ini dalam sebuah kontestasi politik kerap kali turut andil pengusaha yang dianggap bisa memodali logistik untuk bersaing. Fenomena ulama yang banyak digaet kalangan politisi juga makin marak.

Menanggapi itu, Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Taliwang mengatakan arah demokrasi Indonesia mulai kehilangan arah. Sebab jelang Pemilu Presiden (Pilpres) pihak yang banyak disibukan yakni para kelompok elit tertentu, termasuk pemuka agama dan pemilik modal besar.

"Di pilpres sekarang ini tiba-tiba yang sibuk itu Habib dan Taipan. Lah seharusnya yang sibuk itu legislator dan politisi parpol, karena mereka yang menentukan capres dan cawapres," ujar Hatta di Kawasan Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (4/8).

Hatta juga mengatakan, negara ini seharusnya kembali kepada konteks demokrasi yang semestinya. Namun ia menolak pernyataannya ini karena sentimen terhadap pemuka agama. "Saya bukan tidak setuju sama tokoh-tokoh pemuka agama saya itu, tapi konteks kita bernegara ini harus kembali dong," tegas Hatta.

Lebih lanjut, Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, Pemilu merupakan pesta demokrasi rakyat. Bukan ajang persaingan segelintir elit-elit tertentu. Situasi seperti ini harus menjadi perhatian penuh seluruh pemangku jabatan, tujuannya untuk membenahi demokrasi kedepan.

"Buat apa semua ini kalau akhirnya hanya dikuasai tingkat elit-elit yang terbatas. Ini masalah masa depan bangsa kita," pungkas Hatta.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up