JawaPos Radar

Di Bojonegoro, Penertiban Karaoke Bisa Mengacu Perda

04/08/2018, 10:59 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Suprianto
Penjabat (PJ) Bupati Bojonegoro Suprianto. (Yudi Handoyo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Penertiban tempat karaoke di wilayah Kabupaten Bojonegoro bisa menggunakan dasar peraturan daerah (perda). Pasalnya, keberadaannya menggangu lingkungan dan berdiri secara ilegal.

Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro Suprianto menuturkan, penertiban tempat hiburan itu tidak pada tataran konsep. "Karena peraturan bupati (perbup) bisanya hanya mengatur secara tata cara, pengawasan, dan prosedur. Jadi perbup bukan alasan untuk tidak menegakkan perda," kata Suprianto, Sabtu (4/8).

Supriyanto menegaskan, Perda hiburan malam seharusnya tetap berlaku meskipun belum ada Perbupnya. Namun, dia akan mempelajari lagi materi yang ada di dalam perda hiburan malam jenis karaoke. "Pemkab mendorong agar masyarakat mau menjalankan aturan yang sudah ada," terangnya.

Salah satu jenis hiburan yang banyak berdiri di Kabupaten Bojonegoro dan tidak berizin adalah tempat hiburan karaoke. Sedikitnya ada 47 pemilik hiburan karaoke yang menggunakan izin kafe dan resto.

Kepala Dinas Pendapatan Bojonegoro, Herry Sudjarwo mengatakan, sejauh ini pajak hiburan yang masuk hanya dari pungutan. Sebab secara aturan, pemerintah daerah belum memiliki aturan hukum. "Sejauh ini masih sebatas pungutan pajak, bisa dari parkir atau yang lain," ujarnya.

Sementara untuk aturan hiburan sangat kompleks. Salah satunya tidak bisa dinafikkan dekat dengan hal negatif. Hal itu yang menjadi pertanyaan apakah Pemkab Bojonegoro sudah siap dalam pengawasannya. "Jika tidak ada izinnya, Satpol PP harus menertibkan karena termasuk liar," jelasnya.

Pada 2017, Pemkab Bojonegoro pernah membahas aturan tentang Perda Hiburan. Namun Ppembahasan baru sebatas klasifikasi bentuk hiburan yang perlu diatur dalam perda. Hasil pembahasan belum selesai dan tidak masuk dalam Prolegda.

(yud/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up