JawaPos Radar

Polda Riau Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp 42 Miliar

03/08/2018, 20:41 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Polda Riau Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp 42 Miliar
Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 33 kilogram sabu-sabu dan 42.500 pil ekstasi dari tangan lima tersangka. (Virda Elisya/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggagalkan peredaran 33 kilogram sabu-sabu dan 42.500 butir pil ekstasi. Kedua jenis narkoba ini bernilai sekitar Rp 42,75 miliar.

Barang haram tersebut disita pihaknya dari tangan lima orang tersangka. Mereka ialah SP, 28, warga asal Duri, Bengkalis, SY, 38, dan istrinya PA, 24, berasal dari Kota Dumai, serta DR, 36, dan RD, 30, dari Sumatera Utara.

Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang mengungkapkan, mereka ditangkap di depan pos polisi Medang Kampai, Kota Dumai, Riau, pada Rabu (1/8) lalu.

"Dengan menggagalkan penyelundupan narkoba ini, maka kita berhasil menyelamatkan 207.509 orang dari bahaya narkoba," kata Nandang, pada Jumat (3/8).

Dijelaskan Nandang, pengungkapan ini bermula ketika pihaknya mendapatkan informasi akan adanya barang haram yang masuk dari salah satu pelabuhan tikus di wilayah Sungai Pakning, Kabupaten Bengkalis.

Untuk mengelabui petugas, 33 kilogram sabu dibungkus dengan plastik warna hijau dan kuning, bertuliskan huruf Cina. Barang haram ini, dibagi menjadi 33 paket. Sedangkan 42.500 ekstasi dibungkus dengan plastik bening.

"Barang ini rencananya akan dibawa mereka ke Kota Pekanbaru dan Kota Medan, Sumatera Utara. Tapi, kita berhasil melacak mereka sehingga berhasil diamankan di Kota Dumai," bebernya.

Sementara itu, Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, AKBP Andri Setiawan menuturkan, pihaknya telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini selama sepekan.

Selama itu, petugas terus mengikuti jejak mereka. Para pelaku sempat berputar-putar di Duri bahkan sampai ke Rokan Hilir. "Kita belum tau pengirimnya siapa dan masuknya darimana barang ini," tuturnya.

Meski begitu, petugas telah menemukan dua target yang diduga kuat sebagai penerima barang tersebut. Mereka berinisial DR dan RD, warga Sumatera Utara.

Berhasil memetakan pelaku, petugas yang terbagi dalam beberapa tim ini, berhasil mengamankan SP. "Narkoba itu disimpan dalam jok mobil Avanza warna hitam. Belum selesai kita geledah mobil SP, kita kembali dapat info ada lagi barang masuk menggunakan mobil CRV," terangnya.

Pada mobil CRV, petugas mengamankan pasutri, PA dan SY. Mereka kedapatan membawa sekitar 26 kilogram sabu-sabu dan 12.500 ekstasi. Dari penangkapan keduanya inilah petugas melakukan pengembangan.

Akhirnya berhasil meringkus dua warga Sumatera Utara yang awalnya berniat membawa barang itu ke Medan. "Saat ini, kelima tersangka ditahan di Mapolda Riau guna mempertanggung jawabkanya perbuatan mereka," kata Andri.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up