JawaPos Radar

Ngebet Jadi Wartawan, Agung Nekat Curi Handycam Milik Brimob

03/08/2018, 20:30 WIB | Editor: Budi Warsito
Ngebet Jadi Wartawan, Agung Nekat Curi Handycam Milik Brimob
Agung Dwi Santoso dengan tangan terborgol saat berada di Mapolsek Rungkut (Dida Tenola/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Siapa bilang wartawan bukan profesi idaman orang? Coba tanyakan saja kepada Agung Dwi Santoso, 35, warga Rusunawa Wonorejo, Blok WC, Surabaya. Mimpinya adalah menjadi wartawan.

Sayang, Agung tak punya peralatan untuk mewujudkan mimpinya. Bukannya mengumpulkan uang untuk mewujudkan impiannya, Agung malah mengambil jalan pintas. Dia nekat menggasak handycam milik tetangganya.

Lebih nekatnya lagi, tetangganya itu adalah seorang Brimob bernama Achmad Fahrizan. "Saya kepingin jadi wartawan, soalnya empat teman saya sudah jadi wartawan senior," beber Agung di Mapolsek Rungkut, Jumat (3/8).

Saat mencuri handycam itu, Agung memanfaatkan situasi rumah yang kosong. Dia masuk ke rumah Achmad dengan cara memanjat tembok belakang. Setelah itu, dia masuk ke dalam. "Kebetulan pintu belakang nggak terkunci," tambahnya.

Agung kemudian berjalan ke kamar korban. Di sanalah, handycam tersebut tersebut. Setelah mendapat barang yang diinginkan, dia berusaha kabur lewat jalan yang sama.

Apes bagi Agung, saat hendak pergi, ia kepergok dengan korban yang datang. Korban sempat memergoki Agung melompati tembok lantas meneriakinya maling.

Teriakan itu kemudian didengar oleh warga sekitar yang langsung mengejar Agung. "Pelaku kemudian bisa kami amankan setelah korban melapor kepada kami," terang Kapolsek Rungkut Kompol Esti Setija Oetami.

Agung yang sempat mendapat bogem mentah warga langsung digelandang ke kantor polisi. Dia dijerat dengan pasal 363 KUHP.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up