JawaPos Radar

Yakin Fahri Kalah, PKS: Tidak Ada yang Tak Mungkin Kecuali Kematian

03/08/2018, 20:27 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Fahri Hamzah
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menuntut PKS membayar ganti rugi senilai Rp 30 Miliar. (Jpnn/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), untuk melakukan pemecatan Fahri Hamzah dari kursi Wakil Ketua DPR.

Fahri Hamzah pun kini merasa di atas angin. Bahkan dia mengancam akan mengambil alih Kantor DPP PKS apabila partai yang dikepalai Sohibul Iman ini tidak membayar uang ganti rugi sebesar Rp 30 miliar.

Menanggapi hal tersebut, Tim Advokasi Hukum PKS Zainuddin Pari mengatakan, pihaknya bakal mengambil langkah hukum selanjutnya terkait kekalahannya di Mahkamah Agung.

"Insya Allah kami akan melakukan peninjauan kembali (PK)," ujar Zainuddin saat dihubungi, Jumat (3/8).

Zainuddin juga mengaku yakin peninjauan kembali di MA akan dikabulkan. Sehingga diharapkan hasilnya bisa mengalahkan Fahri Hamzah dalam pemecatan dari PKS. Kata Zainuddin‎ segala hal semuanya bisa terjadi.

"Tidak ada yang tidak mungkin, kecuali kematian," tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengancam akan menyita gedung dan juga aset PKS apabila partai itu tidak segera membayar Rp 30 miliar sebagaimana gugatannya yang telah diputusan MA. Dalam putusan kasasi, MA menolak kasasi yang diajukan PKS.

Dalam putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Fahri menang. Saat PKS mengajukan banding di Pengadilan Tinggi DKI juga menguatkan putusan PN Jakarta Selatan yang berarti memenangkan Fahri. PKS lalu mengajukan kasasi dan dalam putusannya MA menolak. Dengan penolakan itu, sengketa pemecatan Fahri telah inkrah.

Fahri berharap pihak yang bersengketa dengannya taat hukum.  Kata Fahri dirinya akan segera mengirim surat eksekusi. Meminta agar putusan dipenuhi.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up